UINSU Kembali Cetak Guru Besar, Rektor : Harus Mampu Menjadi “Mercusuar Peradaban”
analisamedan.com - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan dan Pelepasan Guru Besar yang berlangsung khidmat di Gedung H. M. Arsyad Thalib Lubis, Kampus I Sutomo, Rabu, 22 April 2026.
Momen bersejarah ini menandai lompatan besar dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas, di mana UINSU Medan kini telah memiliki total 70 Guru Besar. Akselerasi akademik yang signifikan ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam memperkuat barisan intelektualnya di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag.
Dalam pidatonya yang sarat dengan pesan moral dan intelektual, Prof. Nurhayati menegaskan bahwa gelar Guru Besar bukanlah sekadar pencapaian administratif atau simbol status sosial semata, melainkan sebuah amanah berat untuk menjadi penjaga akal sehat publik.
Rektor menekankan bahwa para Guru Besar harus mampu menjadi "mercusuar peradaban" yang memberikan arah di tengah kegelapan disorientasi nilai.
Di era di mana teknologi informasi dan kecerdasan buatan berkembang sangat pesat, kehadiran para cendekiawan ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritualitas Islam yang moderat.
4.359 Mahasiswa Baru UINSU Ikuti PBAK, Ini Pesan Rektor
Jamiluddin: Pembangunan Deli Serdang Mulai Menjangkau Wilayah Pedalaman, Akses ke Desa Buluh Awar dan Sala Bulan Makin Lancar
Monitoring Dewan Pendidikan di Pedalaman Sibolangit Temukan 10 Siswa Belum Masuk Dapodik
Guru Agama Kristen SDN 105309 Rambung Baru Belum Dipanggil PPG, Dewan Pendidikan Deli Serdang Soroti Anggaran dan Kondisi Sekolah
Kadis Pendidikan Tapsel: Beasiswa Martabe Sangat Membantu Siswa dan Keluarga