UMA dan Can Tho University Gelar Simposium Internasional, Perkuat Kolaborasi Riset Agribisnis dan Pertanian
Menurutnya, kerja sama ini akan membuka ruang luas untuk riset bersama, konferensi, penulisan, hingga pertukaran akademik. "Ini sejalan dengan visi UMA untuk mampu bekerjasama dengan dunia internasional. Simposium ini akan menjadi agenda tahunan," tambahnya.
Sementara itu, Rika Fitri Ilvira, S.TP, M.Sc menyoroti kesamaan visi riset Indonesia–Vietnam dalam bidang presisi perkebunan . "Mereka fokus pada digitalisasi padi, sementara kita di Indonesia fokus pada kelapa sawit. Sinergi ini diharapkan bisa menjadi role model untuk diadaptasi bersama," jelasnya.
Simposium ini katanya mengintegrasikan isu-isu global seperti ketahanan pangan, digitalisasi pertanian, perubahan iklim, dan distribusi produk pertanian dengan riset lokal di Indonesia dan Vietnam. "Melalui forum ini, UMA memperkuat diplomasi akademik sekaligus menunjukkan komitmen menjadi universitas yang aktif membangun jejaring internasional" ujarnya
Hal senada juga disampaikan Komting DIP UMA 2024 Ahmad safii bahwa kegiatan seminar internasional dan widyakarya di Vietnam universitas Can Tho selain cerminan dari program unggul doktor ilmu pertanian Pascasarjana uma, juga merupakan inovasi tiada henti untuk mahasiswa serta membangkitkan semangat dalam menyelesaikan studi.
"Disisi lain, kami dapat mengembangkan jejaring international dan experience global dengan melihat benchmarking baik dari sisi akademik maupun dilapangan secara langsung. Semoga harapannya kegiatan ini terus berlanjut dan di dukung stakeholder ,"tuturnya.
Dorong Mahasiswa jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan dan Teken MoU dengan Tiga Perusahaan
Rumah Zakat Resmikan Masjid di Desa Tolang Julu - Tapsel
Rumah Zakat Salurkan Bantuan Kesehatan Pangan untuk Pemulung di TPA Terjun Medan
UINSU Medan Sukses Tembus Peringkat Dunia
Pewarta Polrestabes Medan Jalin Silaturahmi dengan Pengusaha di Kisaran