UMA Mewisuda 1.498 lulusan Program Sarjana, Magister dan Doktor

Gustan Pasaribu - Senin, 09 Desember 2024 11:52 WIB
UMA Mewisuda 1.498 lulusan Program Sarjana, Magister dan Doktor
analisamedan.com/istimewa
Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mewisuda 1.498 lulusan Program Sarjana, Magister dan Doktor di Gelanggang Serbaguna Kampus I Jalan Kolam Medan Estate, Sabtu (7/12/2024).

analisamedan.com - Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mewisuda 1.498 lulusan Program Sarjana, Magister dan Doktor di Gelanggang Serbaguna Kampus I Jalan Kolam Medan Estate, Sabtu (7/12/2024).

Wisudawan Periode II Tahun 2024 yang dilantik terdiri atas 1.399 lulusan Program Sarjana (S1), 98 lulusan Program Magister (S2) dan satu orang lulusan Program Doktor Ilmu Pertanian. Tema wisuda "Integrasi Teknologi Berbasis Digital untuk Menghasilkan Alumni yang Unggul dan Berdaya Saing Global Menuju Indonesia Emas 2045.

Prof Dadan Ramdan mengatakan, UMA telah merancang program lulus 3,5 tahun untuk program sarjana dan 1,5 tahun untuk program magister. Hal ini dibuat untuk mengantisipasi semangat mahasiswa yang ingin lulus lebih cepat dengan prestasi terbaik.

Rektor berharap lulusan UMA mampu membaktikan ilmu dan ketrampilan yang diperoleh, bagi kebaikan masyarakat, dan terutama untuk meningkatkan kualitas hidup lulusan dan keluarga untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

Dia memaparkan, Perguruan Tinggi telah menempatkan posisinya sebagai salah satu lembaga yang menjadi bagian dari gelombang perubahan besar dalam bidang teknologi di era ini. Pemanfaatan teknologi digital telah memberikan harapan baru bagi perguruan tinggi untuk berkompetisi menuju institusi bertaraf kelas dunia.

Prof Dadan menjelaskan mulai Wisuda Periode II Tahun 2024 ini UMA telah menerbitkan Ijazah dan transkrip akademik dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hal ini bertujuan agar lulusan UMA dapat berkontribusi bagi masyarakat hingga tingkat internasional.

"Ijazah dan transkrip sudah selesai ditandatangani seluruhnya dalam dua bahasa, dan sudah dapat diambil pada hari Senin di Biro Pengembangan Minat Bakat dan Karier Mahasiswa," ujar Rektor.

Dia menjelaskan, ijazah dan catatan resmi mengenai kinerja dan kemajuan akademik mahasiswa yang diterbitkan dalam dua bahasa dapat digunakan untuk melanjutkan studi di luar negeri atau melamar pekerjaan di luar negeri. Penggunaan ijazah dua bahasa itu merupakan respon langsung UMA dalam menyiapkan luaran agar mampu bersaing di dunia internasional.

Dengan ijazah dan transkrip akademik dua bahasa, alumni tidak perlu lagi minta dibuatkan surat keterangan pengganti ijazah yang berbahasa Inggris. Ijazah itu dapat digunakan untuk lanjut studi di luar negeri, maupun melamar pekerjaan di perusahaan asing atau di luar negeri.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran UMA, Sherlly Maulana ST MT dalam laporannya menuturkan, dari wisudawan tersebut, tiga orang diantaranya adalah mahasiswa asing yang berasal dari Program studi Magister Hukum dan Magister Manajemen. Wisudawan tersebut telah menjadi bagian dari 35.082 lulusan UMA yang telah berkarya di seluruh Indonesia.

Wisudawan Terbaik

UMA mengumumkan wisudawan terbaik program sarjana atas nama Dwi Adelia (Fakultas Hukum), dengan IPK : 3.98 dan masa studi 3 tahun 11 bulan. Dwi Adelia meraih prestasi karena lolos Tingkat Nasional pada National University Debating Championship (NUDC) Tahun 2024 dan menjadi Best Delegates Education Impact 2024, Kuala Lumpur.

Selain itu, untuk program pascasarjana, wisudawan terbaik atas nama Yabani, program studi Doktor Ilmu Pertanian yang telah mempublikasikan hasil penelitiannya pada Jurnal Internasional SCOPUS. Dia juga peraih Prestasi Hibah Dana Penelitian Disertasi Doktor Kemdikbudristek Dikti Tahun 2023 dan 2024.

Sementara Webometric UMA peringkat 25 nasional dan peringkat lima PTS seluruh Indonesia serta Green Metric peringkat 23 secara nasional. Bulan lalu, UMA juga memperoleh Rekor Muri bidang penuangan ecoenzyme terbanyak secara serentak ke sungai.

Wakil Rektor Bidang Minat dan Karier Dr Riskan Zulyadi MH melaporkan wisudawan terbaik program sarjana yakni Desi Syahfitri ST, Risky Ramadana ST, Alex Marojahan Hutasoit ST, Hendro Pernando Sirait SArs, Natasya Febiola ST, Meniati Zebua SKom, Atikah Fadilla Harahap SP, Iklas Prasetiyo SP, Siti Uswatun Hasanah SM, Ayu Lestari Sinambela SAk, Dwi Adelia SH, Silvester Onekhesi Telaumbanua SIP, Ikhwan Pramana Syuhada SAP, Sri Widiasti S.IKom, Muhammad Attar Khoiri SPsi dan Nurul Husna Amalia SSi.

Sebelumnya Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Tenologi Prof Dr Ir Sri Suning Kusumawardhani MT mengucapkan selamat pada para lulusan Universitas Medan Area (UMA) yang diperoleh dengan kerja keras dan dukungan keluarga. Hal itu disampaikan direktur melalui tayangan vidio pada kegiatan wisuda UMA tersebut

"Di era digital ini, para lulusan UMA dapat menjadi sumber daya manusia yang mampu bersaing ditingkat global. Jadi generasi yang unggul, berdaya saing, profesional, berkepribadian serta siap berkontribusi untuk bangsa dan negara," kata Prof Dr Ir Sri Suning Kusumawardhani MT.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga mengapresiasi para lulusan UMA yang diharapkan dapat terus meningkatkan ilmu dan keterampilan serta menjadi manusia yang kuat dan tegar. Ia pun berharap UMA dapat menambah program studi baru, baik magister dan doktor.

Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim M Erwin Siregar SE MBA meminta para wisudawan dan wisudawati dapat berperan dan berkiprah ditengah-tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya penjaminan mutu, akreditasi dan standar perguruan tinggi agar kompetitif, kreatif, inovatif dan memberikan solusi dalam mengembangkan UMA sebagai kampus yang unggul dan berdaya saing.

Editor
: Taufik Wal Hidayat
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru