Erni Ariyanti Sitorus, Perempuan untuk Harmoni Politik di Sumatera Utara

Oleh : Fuad Ginting, S.Sos.,M.IP (FISIPOL UMA)
Sugiatmo - Senin, 03 Februari 2025 10:25 WIB
Erni Ariyanti Sitorus, Perempuan untuk Harmoni Politik di Sumatera Utara
analisamedan/dok
Erni Ariyanti Sitorus

analisamedan.com - Setelah melalui dinamika internal yang alot di tubuh partai Golkar, akhirnya Erni Ariyanti Sitorus dilantik sebagai Ketua DPRD Sumut pada Jumat 31 Januari 2025 kemarin.

Sebagai partai dengan kursi terbanyak di DPRD Sumut, posisi Ketua adalah 'jatah'nya partai Golkar, namun persaingan diantara kader Golkar yang menginginkan posisi ketua DPRD membuat dinamika tersendiri dalam penetapan Ketua DPRD Sumut, alhasil Ketua DPRD baru bisa dilantik di akhir Januari ini, sementara posisi wakil-wakil ketua telah terbentuk dan ditetapkan pada bulan Oktober tahun lalu.

Diketahui Erni Ariyanti Sitorus telah menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara pada periode sebelumnya, yaitu periode 2019-2024.

Terpilihnya Erni menjadi Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara berdasarkan hasil rapat Banmus setelah terbitnya surat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar No: B-174/GK-SU/XII/2024 perihal permohonan penjelasan penetapan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Surat yang di tanda tangani ketua DPD Golkar Sumatera Utara Musa Rajekshah dan Sekretaris DPD Golkar Sumatera Utara Ilhamsyah pada 31 Desember 2024 tersebut merupakan respon surat dari DPRD Sumatera Utara No:200/4844/Sekr DPRD/XII/2024 tanggal 5 Desember 2024 perihal permohonan penjelasan penetapan pimpinan dewan dan telah ditindaklanjuti oleh Kementerian Dalam Negeri dan telah dikeluarkan surat keputusan.

Meski sudah santer terdengar sejak November tahun lalu bahwa Erni Ariyanti telah mendapat surat mandat dari DPP Golkar untuk menjadi ketua DPRD Sumut, namun pelantikannya pada 31 Januari 2025 lalu sontak saja mendapat perhatian publik baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Hal ini disebabkan karena sosok Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara 2024-2029 kali ini merupakan seorang perempuan yang baru berusia 34 tahun, tentu saja ini menjadi sejarah baru bagi kepemimpinan politik di Provinsi Sumatera Utara. Sebab dalam dunia politik, perempuan sering dianggap seperti manusia yang akan "nyemplung ke laut" karena pada awal perkembangannya, kultur dan kehidupan politik dibentuk tidak oleh dan untuk perempuan.

Dalam dunia politik, perempuan kerap kali tidak diberi kesempatan atau posisi strategis, karena perempuan dianggap tidak mampu, memiliki hambatan keluarga, dan dianggap tidak mempertimbangkan secara logis dalam mengambil keputusan.

Terpilihnya Erni Ariyanti Sitorus menjadi Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara menepis stigma perempuan dan politik tersebut. Erni Ariyanti Sitorus membuktikan bahwa seorang perempuan mampu dan memiliki kapasitas dalam memimpin, mental yang kuat, komunikasi politik, analisis, berfikir kritis serta memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

Selain itu, modal Erni mengemban Ketua DPRD tidaklah main-main, dengan rekor perolehan suara terbanyak (114.492 suara) di antara seluruh calon legislatif yang mampu lolos pada periode 2024-2029, ia layak memimpin legislator se Sumatera Utara untuk menjalankan amanah masyarakat.

Mengingat banyaknya politisi yang terjerat kasus pelanggaran etik dan tindak pidana korupsi di Provinsi Sumatera Utara dalam dekade terakhir, Erni Ariyanti Sitorus menjadi sosok pemimpin generasi baru Sumatera Utara yang membawa harapan menjawab permasalahan krisis kepemimpinan yang terjadi di Sumatera Utara. Jika popularitas merupakan ukuran yang dipakai oleh seseorang untuk mencalonkan diri atau dicalonkan menjadi pemimpin di suatu daerah, maka betapa rendahnya makna seorang pemimpin.

Pemimpin seharusnya menjadi teladan bagi masyarakatnya dalam segala hal, baik itu perilaku, keilmuan, integritas diri, dan kehidupannya sehari-hari. Pemimpin juga mesti seorang visioner yang mampu membawa masyarakat yang dipimpinnya menjadi masyarakat yang sejahtera di masa depan. Ia harus memiliki prediksi dan strategi langkah yang akan dilakukan untuk menghadapi tuntutan dan tantangan.

Berharap, sebagai seorang perempuan yang juga seorang istri dan ibu bagi keluarganya, Erni tentu telah memiliki kapasitas dalam melakukan peran manajerial di dalam keluarganya.

Terobosan kepemimpinan Erni sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara tentu sangat dinantikan, mengingat Erni adalah representasi pemimpin perempuan dari generasi milenial. Erni Ariyanti Sitorus telah menjadi model bagi pemimpin muda dan perempuan, jika dilihat dari rekam jejak aktivitas politiknya dalam satu periode yang lalu, Erni merupakan sosok yang memimpin dengan kepala dan hati yang tulus bagi kepentingan masyarakat.

Baginya cerita dan aspirasi rakyat adalah alat yang kuat untuk membuat beliau tetap konsisten terus berada di jalur kepentingan rakyat. Tantangan perempuan di dunia politik banyak yang muncul dari diskriminasi gender, akan tetapi hal tersebut membuat Erni terus termotivasi dan belajar sebab dengan besarnya keraguan dan kekhawatiran publik terhadap sosok perempuan.

Keraguan itu dijawab dengan komitmen untu terus maju, selalu meningkatkan kapasitas diri untuk mengabdi pada kepada rakyat dan pada negara, khususnya lingkup Provinsi Sumatera Utara.

Dibawah kepemimpinan Erni Ariyanti Sitorus di DPRD Provinsi Sumatera Utara, kita berharap lembaga Legislatif ini menjadi lebih demokratis, meningkat responsivitasnya terhadap aspirasi rakyat, terwujud harmonisasi diantara stakeholder, tidak hanya antar fraksi yang ada, namun lebih penting lagi harmonisasi kerja dengan Eksekutif yang partisipatif dan kolaboratif dalam mencapai mufakat saat merumuskan kebijakan-kebijakan publik Provinsi Sumatera Utara.

Selamat bertugas kepada ibu Erni Ariyanti Sitorus, semoga amanah memimpin.


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru