Menjelang Pemungutan Suara Pilkada Sumut, Kampus Diminta Jaga Netralitas
analisamedan.com -Menjelang Pemungutan Suara pada Pilkada Sumut diminta agar Kampus tetap menjaga netralitas dengan tidak melibatkan diri dalam dukung mendukung pasangan calon.
"Kampus harus bebas nilai, tidak boleh tersekat oleh kepentingan politik sesaat, ikut terlibat dukung mendukung pasangan calon dalam Pilkada,"ungkap koordinator Forum komunikasi Lintas Etnis Sumatera Utara, Hanief Palopo Wibowo, Sabtu (16/11/2024)
Dikatakannya, Tumbuh kembangnya ilmu pengetahuan dan proses terbentuknya akademisi yang berkarakter di kampus harus dijaga dari kepentingan politik sesaat. Maka seluruh warga civitas akademika memiliki beban moral dan etika untuk menjaga netralitas salam pesta demokrasi yang sedang berlangsung.
"ASN dan warga civitas di kampus wajib menjaga netralitas, integritas, dan profesionalisme. Mereka harus menjadi contoh keteladanan untuk memastikan bahwa Pemilu 2024 berlangsung dalam suasana yang adil, transparan, dan demokratis," tegasnya.
Guru Besar UIN Sumut Hasrat Efendi Samosir: Partai Politik Harus Adaptif di Era Digital
Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar: Jalan Sunyi Anang Anas Azhar Mengembalikan Etika Politik
UNPRI Jadi Kampus Pertama Creative Workshop JNE Content Competition 2026
USU Kembangkan Smart Water System Berbasis IoT untuk Pemulihan Kualitas Air Pascabanjir
UMA , PTS Sumatera Diundang Kemdiktisaintek, Perkuat Status PTSBH dan Kampus Berkelanjutan