Rektor UIN Sumut : Kebijakan Ramah Lansia bagi Jemaah Haji Beri Rasa Aman dan Nyaman
Prof Nurhayati menilai hal spesifik bagi lansia diantarnya adalah; 1. Meminta jama'ah Shalat di Hotel dan dapat dilakukan berjamaah di setiap lantai. Pelaksanaan shalat dilakukan dan diimami pembimbing ibadah dan tenaga haji dari daerah. Cara ini untuk menghindari jama'ah ke Haram menginat medannya yang berat bagi Lansia.
2.Setiap jamaah haji mendapatkan minuman air mineral biasa dan air mineral zam zam sebanyak 3 botol (330 ml). Dengan cara ini, jama'ah Lansia tidak perlu khawatir untuk tidak mendapatkan zam-zam selama di tanah haram.
3.Setiap lantai hotel disediakan kursi dorong untuk mempermudah kegiatan lansia. 4. Petugas haji disiapkan dan sigap untuk membantu lansia seperti membawakan barang bawaan dan keperluan lainnya misalnya pelaksanaan ibadah haji dan umrah yang harus dilaksanakan di Haram.
5.Posko piket terdapat di lantai ground atau lobby untuk siap sedia jika dibutuhkan bantuan dimana petugas piket terdiri dari tenaga kesehatan haji dan tenaga non Kesehatan.
6.Setiap jamaah diberikan gelang haji dan kalung yang berisikan barcode dan informasi maktap/hotel, ini akan mempermudah jamaah haji yang tersesat untuk mendapatkan bantuan diantar ke hotel atau maktap.
7. Mempersiapkan petugas yang terampil dengan jalinan komunikasi yang tertata untuk mencari dan menemukan jika ada jamaah haji lansia yang tersasar dan tidak mengetahui jalan Kembali ke Maktab.
Hadiri Seminar Internasional di UIN Sumut, Menteri Agama : Indonesia Miliki Kepala Negara yang Hebat
Rektor UIN Sumut Wisuda 1.736 Sarjana, “Jadilah Solusi bukan Masalah.”
Rektor UIN Sumut Ajak Mahasiswa Baru Bekali Diri dengan Karakter dan Ahlak yang Kuat
354 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan Tiba Lebih Awal, 1 Wafat dan 1 Masih Dirawat di Arab Saudi
3.943 Jemaah Haji Sumut Telah Kembali, Kloter 11 Tiba di Debarkasi Medan