Kota Medan Tenggelam, Pemerintahnya Sibuk Berfoto
analisamedan.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada 12 Oktober 2025 kembali membuat ribuan warga panik. Sedikitnya 10.391 jiwa terdampak dan 3.181 rumah terendam di lima kecamatan Medan Johor, Labuhan, Selayang, Polonia, dan Maimun akibat banjir yang melumpuhkan aktivitas kota.
Namun di tengah kepanikan itu, pemerintah kota justru terlihat sibuk berfoto dan berpose di genangan air, seolah musibah ini hanyalah panggung pencitraan.
Menurut pengamat tata kelola publik Farid Wajdi, banjir yang melanda Medan bukan semata bencana alam, melainkan bencana kebijakan. "Air tidak pernah salah arah; manusialah yang salah menata jalannya," tegas Farid Wajdi, Founder Ethics of Care sekaligus Anggota Komisi Yudisial 2015–2020, kepada media, Senin (13/10/2025).
Farid menilai, setiap tahun Medan menghadapi pola yang sama: genangan datang, pejabat turun, bantuan disalurkan, lalu konferensi pers digelar penuh optimisme. Namun air tak tunduk pada retorika, dan warga sudah jenuh dengan janji-janji tanpa tindakan nyata.
CLS dan MUI Kota Medan Gandeng Dinas LH Edukasi Warga Melalui Dakwah Ekoteologi
Warga Datuk Kabu Pasar 3 Tembung Gotong Royong Antisipasi Banjir
MUI Medan dan Yayasan CLS Perkuat Sinergi Ecoteologi untuk Atasi Krisis Sampah
15 Tahun Ummu Rahmah, Menuntun Umat Lewat Cinta Alquran
Pelaksanaan MTQ Harus Jadi Gerakan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial