Organda Tegaskan Operasional BRT Mebidang Harus Kedepankan Kolaborasi Stakeholder

Sugiatmo - Kamis, 23 Juli 2026 17:21 WIB
Organda Tegaskan Operasional BRT Mebidang Harus Kedepankan Kolaborasi Stakeholder
analisamedan.com/dok
Logo ORGANDA

Lebih lanjut Frans Simbolon menyebutkan pentingnya keterlibatan pengusaha angkutan eksisting untuk mengambil peran, sehingga kehadiran angkutan massal ini tidak menghilangkan sumber mata pencharian ribuan masyarakat yang sekian lama berprofesi sebagai sopir untuk menghidupi keluarga serta menyekolahkan anak-anak mereka.

"Ini masalah sangat serius dan harus mendapatkan perhatian lebih serius lagi dari pemerintah," kata Simbolon.

Dia juga meminta agar tidak ada monopoli sebagai operator BRT tersebut nantinya. Sebab, ungkap dia sebagaimana diketahui bahwa pelaksana untuk operasional 5 koridor angkutan massal Bus Listrik di Medan saat ini adalah Blue Bird dan Dinas Perhubungan Kota Medan.

"Kami tidak akan menutup mata kalau sekiranya pihak luar yang telah menjalankan 5 koridor tersebut, tetap sebagai operator tunggal 12 koridor yang lain tanpa melibatkan perusahaan angkutan lokal," tegas keduanya.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil rapat Tim Project Implementation Unit (PIU) dan Project Management Consultant World Bank (PMC WB) menyepakati komitmen dan strategi untuk kolaborasi bersama segenap stakeholder terkait sebagai solusi terbaik gunamenangani segala bentuk tantangan maupun kendala yang mungkin akan ditemui dalam pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit Trans Mebidang tersebut.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru