Pelindo Dirikan Posko Pengungsian dan Dapur Umum, Layani 1.400 Warga Terdampak Bencana di Sumut
Bardan - Jumat, 28 November 2025 18:16 WIB
analisamedan.com/dok
Petugas Pelindo bersama relawan menyiapkan makanan di dapur umum yang didirikan untuk melayani ratusan pengungsi di Medan dan Belawan, Jumat (28/11/2025).
analisamedan.com -PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo membuka posko pengungsian dan mendirikan dapur umum untuk membantu warga terdampak bencana di wilayah Medan dan Belawan.
Fasilitas ini disiapkan sebagai langkah cepat perusahaan dalam memberikan perlindungan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa darurat.
Hingga Jumat (28/11), tercatat lebih dari 1.000 warga Belawan dan sekitar 400 warga Medan telah mengungsi ke area kantor Pelindo yang dialihfungsikan menjadi posko aman. Selain tempat tinggal sementara, para pengungsi juga mendapatkan pendampingan serta dukungan kebutuhan mendesak seperti air bersih, matras, dan layanan kesehatan dasar.
Sebagai bentuk tanggap bencana, Pelindo juga mengoperasikan dapur umum di dua titik tersebut. Dapur umum ini dikelola oleh tim internal Pelindo bersama relawan, dengan kemampuan menyediakan ratusan porsi makanan siap saji setiap harinya.
Executive Director 1 Regional 1 Pelindo, Jonedi Ramli, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk hadir bersama masyarakat di tengah kesulitan.
"Semoga kehangatan dan kepedulian kita bisa sedikit meringankan beban mereka yang terdampak," ujarnya.
"Dalam kesedihan ini, mari kita doakan bersama agar masyarakat diberikan kekuatan dan kesabaran. Kami berdiri bersama masyarakat yang terdampak, semoga kita bisa melewati ini bersama, " pungkasnya.
Pelindo memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan layanan di posko pengungsian serta mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak. (Bardan)
Fasilitas ini disiapkan sebagai langkah cepat perusahaan dalam memberikan perlindungan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa darurat.
Hingga Jumat (28/11), tercatat lebih dari 1.000 warga Belawan dan sekitar 400 warga Medan telah mengungsi ke area kantor Pelindo yang dialihfungsikan menjadi posko aman. Selain tempat tinggal sementara, para pengungsi juga mendapatkan pendampingan serta dukungan kebutuhan mendesak seperti air bersih, matras, dan layanan kesehatan dasar.
Sebagai bentuk tanggap bencana, Pelindo juga mengoperasikan dapur umum di dua titik tersebut. Dapur umum ini dikelola oleh tim internal Pelindo bersama relawan, dengan kemampuan menyediakan ratusan porsi makanan siap saji setiap harinya.
Executive Director 1 Regional 1 Pelindo, Jonedi Ramli, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk hadir bersama masyarakat di tengah kesulitan.
"Semoga kehangatan dan kepedulian kita bisa sedikit meringankan beban mereka yang terdampak," ujarnya.
"Dalam kesedihan ini, mari kita doakan bersama agar masyarakat diberikan kekuatan dan kesabaran. Kami berdiri bersama masyarakat yang terdampak, semoga kita bisa melewati ini bersama, " pungkasnya.
Pelindo memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan layanan di posko pengungsian serta mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak. (Bardan)
Editor
: Bardan
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelindo Regional 1 Tingkatkan Kesadaran K3 Melalui Pelatihan Safety Awareness bagi Pekerja
Pelindo Regional 1 Raih Penghargaan dari UBKM MU pada Festival Beduk Iduladha 1447 H
Pelindo Regional 1 Serahkan Hewan Kurban kepada Masjid Sekitar Pelabuhan
PT Pelindo Regional 1 Lepas Jemaah Calon Haji 2026
Pelabuhan Belawan Tutup Operasional 2025 dengan Pelepasan Kapal Ekspor, Sambut Kapal Perdana 2026
Pelindo Dukungan BNN Lakukan Tes Urine ABK di Pelabuhan Belawan
Komentar