Informasikan Defisit Anggaran, Asisten Ditegur Walikota Tanjungbalai

Sugiatmo - Selasa, 20 Agustus 2024 15:14 WIB
Informasikan Defisit Anggaran, Asisten Ditegur Walikota Tanjungbalai
analisamedan/wika
Asisten Administrasi Umum Pemkot Tanjungbalai, Walman Riadi P Girsang (kiri) yang mendapat teguran Wali Kota H. Waris Tholib atas pernyataan TPP ASN tertunda karena anggaran daerah defisit.

analisamedan.com - Asisten Administrasi Umum Pemkot Tanjungbalai, Walman Riadi P Girsang disebut-sebut mendapat teguran secara lisan dari Walikota H. Waris Tholib karena memberikan keterangan kepada wartawan tentang kuangan daerah yang mengalami defisit sehingga berpotensi tertundanya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Paskapemberitaan sejumlah media online yang memuat pernyataan pak Asisten (Walman) tentang TPP yang terancam tertunda akibat depisit anggaran, beliau kena tegur bapak (Wali Kota)," ujar sumber yang berdinas di Kantor Walikota.

Lanjut sumber, Walikota merasa tidak senang dengan pernyataan pak Walman yang dinilai telah membuka masalah internal pemerintahan Kota Tanjungbalai kepada publik.

"Waktu itu, kelihatannya pak Walikota sangat gusar dan tegang. Tak perlu dilayani wartawan yang begitu," kata sumber menirukan ucapan Wali Kota kepada Walman yang pernah menjadi Kadis Kominfo.

Sementara itu, Walman Riadi P Girsang menepis bahwa dirinya mendapat teguran dari Walikota.

"Tidak ada itu (ditegur), tidak benar itu," kata Walman menjawab konfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Senin (19/8).

Walman mengaskan, sesuai informasi disampaikan Sekretaris Daerah dalam apel pagi, pembayaran TPP ASN akan segera dilakukan bulan ini.

"Jika tidak ada perubahan, TPP akan cair bulan ini juga, begitu kata buk Sekda waktu apel pagi tadi," kata Walman memastikan.

Sebagaimana diinformasikan, Senin (12/8) pekan lalu, Walman Riadi menyampaikan bahwa pembayaran TPP ASN terancam tertunda selama tiga bulan ke depan akibat defisit anggaran yang dialami oleh Pemkot Tanjungbalai.

"Keuangan daerah defisit. Terpaksa refocusing dan untuk tiga bulan kedepan TPP ASN juga terancam pembayarannya," kata Walman ketika itu. (WIKA)


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru