Jembatan Tabayang Tanjungbalai Tak Terawat, UPT PUTR Provsu Di Asahan Tutup Mata
Menurutnya, sejak UPT Bina Marga, Sumber Daya Air dan Cipta Karya Tanjungbalai Asahan dibawah Dinas PUPR Provsu dimargerkan menjadi UPT PUTR, kinerja UPT tersebut menjadi anjlok dan tak lagi optimal. Sebab ada banyak bidang pekerjaan yang harus ditangani di waktu yang bersamaan.
"Semenjak dimargerkan, UPT PUTR TBA ini jadi gak optimal, kami menduga instansi itu juga dijadikan sebagai tempat berkumpulnya para makelar jobs oleh oknum tertentu. Kadis PUPR Provsu harusnya segera mengevaluasi kinerja mereka," ucapnya.
Saiful menambahkan, akuisisi atau marger yang dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi Sumut pada UPT tersebut ternyata tidak efisien dan hanya menambah masalah. Hal itu terbukti dengan banyaknya kendala di lapangan yang tak tuntas diselesaikan oleh UPT PUTR Tanjungbalai Asahan Dinas PUPR Provinsi Sumut.
Lebih jauh Saiful mengatakan, buruknya kondisi Jembatan Tabayang dibawah penanganan UPT PUTR Tanjungbalai Asahan bertolak belakang dengan konsep perencanaan pembangunan kawasan Long River Tabayang sebagai pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang telah masuk dalam kajian Kementerian PUPR beberapa waktu lalu.
"Bukan hanya sampah dan pasir, tapi lubangnya pun mulai banyak, ini kan bertolak belakang dengan konsep pembangunan long river sebagai pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Untuk itu margerisasi UPT PUTR Tanjungbalai Asahan ini perlu dikaji ulang," katanya.
Sayangnya, Kepala UPT PUTR Tanjungbalai Asahan Zico Hutabarat, ST, MT enggan menanggapi konfirmasi yang dilayangkan wartawan terkait hal tersebut via selulernya, Kamis (11/01/24). (Ds)
Ribuan Kayu Rimba Diduga Ilegal Diamankan, Yayasan CLS Dukung Langkah Gakkum Kehutanan
Menjadi Jantung Ekonomi Asahan, Stasiun Kisaran Layani 54.866 Penumpang pada Maret 2026
KAI Sumut Kejar Pelaku Pelemparan terhadap KA di Asahan, Asisten Masinis Alami Luka
Sosok Inspiratif di Balik Pojok Sastra MAN Tanjungbalai
PN Tanjungbalai Vonis Mati Tiga Terdakwa Pemilik 117 Kg Sabu dan 100 Ribu Butir Ektasi