Rais dan Ketua PCNU Tapanuli Tengah Telah Terpilih, Konfercab Berjalan Lancar
Konfercab dibuka secara resmi oleh Katib PWNU Sumut Abrar Dawud Faza yang juga bertindak sebagai Ketua Karteker PCNU Tapteng Masa Khidmah 2025-2026.
Turut berhadir dan memberikan sambutan mewakili Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah yaitu Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, dan dihadiri juga oleh para tokoh dan warga NU tapanuli tengah lainnya.
Namun demikian, usai pembukaan Konfercab sempat terjadi kericuhan akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan badan otonom NU dan menyatakan penolakan terhadap keberadaan Tim Karteker.
Aksi tersebut dinilai bertentangan dengan arahan PBNU yang sebelumnya telah memberikan izin pelaksanaan Konfercab melalui Surat Nomor 5005/PB.03/A.I.01.45/99/01/2026 tertanggal 17 Rajab 1447 Hijriah atau 7 Januari 2026 Masehi.
Menyikapi situasi tersebut, panitia dan Tim Karteker berupaya memastikan Konfercab tetap terlaksana sesuai dengan amanat organisasi.
Setelah melalui proses diskusi dan koordinasi dengan PBNU dan PWNU, Ketua Panitia Konfercab, H. Jawali Pasaribu, menyampaikan keputusan pemindahan lokasi Konfercab dari Hasian Hotel Pandan ke Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) NU Desa Pananggahan, Kecamatan Sorkam Tapanuli Tengah.
Jawali yang bertugas sebagai Ketua Panitia mengungkapkan bahwa Konfercab tersebut diikuti oleh 13 MWC NU, yakni MWC NU Andam Dewi, Badiri, Kolang, Manduamas, Pandan, Pinangsori, Sarudik, Sirandorung, Sitahuis, Sorkam, Sorkam Barat, Tapian Nauli, dan Tukka.
Acara Konfercab diawali melalui Rapat Ahwa (Ahlul Halli Wal Aqdi) terpilih H. Bincar Halomoan Siregar sebagai Rais Syuriyah PCNU Tapanuli Tengah masa khidmat 2026–2031. Sementara itu melalui rapat sidang pemilihan ketua hanya muncul 1 calon yakni Muhammad Shodiqin Lubis yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Tapanuli Tengah untuk masa khidmat yang sama.
Komudian dilanjutkan dengan pembentukan Tim Formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan PCNU Tapanuli Tengah masa khidmat 2026–2031 dan ditutup dengan penyampaian sambutan perdana dari Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah terpilih.
Dalam sambutannya Bincar Halomoan Siregar (Rais terpilih) menegaskan pentingnya fikrah nahdliyyah sebagai landasan berpikir, bersikap, dan bergerak bagi seluruh struktur dan warga NU.
"Fikrah nahdliyyah harus terus ditegakkan dan disemarakkan. Inilah warisan ulama Ahlussunnah wal Jama'ah yang menjadi penuntun NU dalam menjaga keseimbangan antara agama, budaya, dan kebangsaan," tegasnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai dasar NU seperti tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i'tidal (adil) harus senantiasa menjadi pedoman dalam menghadapi tantangan zaman dan dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang.
Kemudian Ketua PCNU Tapanuli Tengah terpilih Muhammad Sodiqin Lubis menyampaikan dalam sambutannya bahwa pemilihan ini mencerminkan kuatnya kesepahaman serta soliditas warga Nahdliyin dalam menentukan arah kepemimpinan NU ke depan.
Dia menyatakan kesiapan penuh untuk menakhodai NU ke depan dengan mengedepankan kerjasama, kebersamaan, serta penguatan jam'iyyah. Ia menekankan bahwa kepemimpinan NU harus bersifat inklusif, kolektif, dan mampu merangkul seluruh elemen warga Nahdliyin di Tapanuli Tengah.
"NU hanya bisa besar jika dikelola bersama-sama. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kerja sama dan keikhlasan adalah kunci utama," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya merajut kembali kebersamaan merupakan pekerjaan besar yang harus dijalani bersama demi menjaga persatuan dan kebesaran NU di daerah tersebut.
"Ke depan, kebersamaan harus dirajut kembali dan dikelola dengan baik. Ini adalah pekerjaan berat, tetapi harus kita jalani demi persatuan dan kebesaran NU di Tapanuli Tengah," tegasnya.
PWNU Sumut Sembelih Hewan Kurban, Warga NU Rasakan Kebahagiaan Idul Adha
Rumah Zakat Hadirkan Makanan Siap Saji untuk Warga Lopian yang Masih Berjuang Bangkit
Polemik di PBNU, Ulama Sepuh se Pulau Sumatera Serukan Islah
PWNU Sumut Siap Berkolaborasi Program Keumatan dengan Kanwil BPN Sumut
PWNU Sumut Peringati Nuzulul Quran, Gubsu Ajak NU Bersinergi dengan Pemerintah