Rusun Sukaramai Revitalisasi, Perumnas Luncurkan Tower Apartemen Baru di Medan
Ferdy Siregar - Sabtu, 09 September 2023 17:08 WIB
Direktur Pemasaran Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan (tengah) berbincang dengan sejumlah kaum muda milenial saat melakukan kunjungan salah satu ruang di Apartemen Sentraland Medan, Sabtu (9/9). Apartemen milik BUMN Perum Perumnas yang merupakan revitalisasi Rusun Sukaramai ini menargetkan para kaum muda milenial untuk memiliki hunian. Foto : Analisa Medan/Ferdy Siregar
analisamedan.com -Kebutuhan hunian masyarakat saat ini cukup menjadi topik utama yang kerap menjadi perhatian banyak pihak.
Terlebih dengan tingginya angka backlog hunian yang mencapai 12,71 juta.
Bahkan berdasarkan data dari Kementerian PUPR pada tahun 2021, sebaran angka backlog tidak hanya terfokus di pulau Jawa saja, tetapi juga pulau lainnya.
Data-data tersebut menjadi pertanda bahwa perlu ada terobosan besar yang harus difokuskan para stakeholder perumahan untuk menyelesaikan permasalahan ketersediaanhunian.
Hal ini menjadi trigger bagi Perumnas sebagai satu-satunya BUMN pengembang perumahan untuk membangun dan mengembangkan kawasan layak huni secara berkesinambungan.
Dengan perencanaan yang terstruktur, pembangunan hunian berkualitas sekaligus peremejaan lingkungan kumuh menjadi salah satu entry point yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah perumahan.
Revitalisasi menjadi alternatif terobosan yang dilakukan Perumnas dalam menyediakan hunian bagi masyarakat di kota-kota besar, termasuk Medan.
Salah satu revitalisasi yang cukup menjadi perhatian adalah rumah susun (rusun) Sukaramai Medan, rusun yang menjadi proyek revitalisasi pertama di Indonesia, dimana "wajah" rusun diubah menjadi hunian apartemen yang nyaman. Hunian high-rise yang dinamai Apartemen Sentraland Medan ini berfokus pada peningkatan kualitas bangungan, kapasitas hunian, dan fasilitas umum yang memungkinkan penghuninya untuk lebih mudah beraktivitas, berkomunikasi dengan lingkungan sekitar sekaligus membangun interaksi sosial yang positif.
"Revitalisasi rusun yang saat ini sudah diubah menjadi Apartemen Sentraland Medan merupakan salah satu bukti nyata peran Perumnas dalam melakukan penataan permukiman kumuh dan padat,serta memperbaiki wajah kota. Dengan kualitas hunian dan fasilitas umum yang lebih berkualitas serta lokasi yang berada di tengah kota, kami yakin Apartemen Sentraland Medan ini dapat menyerap kebutuhan hunian yang lebih banyak dan lebih nyaman", ujar Budi Saddewa Soediro, Direktur Utama Perumnas pada launching Tower Santorini Apartemen Sentraland Medan, Sabtu (9/9).
Secara keseluruhan Apartemen Sentraland Medan akan memiliki 4 tower dengan 2.616 jumlah unit hunian & kios yang disediakan.
Salah satu tower yang sudah siap huni, Tower Barcelona, memiliki 530 unit dimana 416 unit diantaranya diperuntukkan bagi penghuni lama rusun sukaramai yang telah mendapatkan unit hunian baru pengganti di tower ini secaracuma-cuma.
Imelda Alini Pohan selaku Direktur Pemasaran Perumnas menyampaikan untuk Tower Santorini yang baru saja launching, merupakan tower kedua yang memiliki 594 unit hunian yang terdiri dari tipe studio, 1 BR dan 2BR serta 155 unit kios yang dapat digunakan bagi UMKM lokal setempat.
Unit hunian pada Tower Santorini tersedia mulai dari harga Rp 400 jutaan dengan promo spesial potongan harga sebesar Rp 5 juta. Selain lokasi yang strategis, fasilitas yang mumpuni menjadi salah satu nilai jual utama Apartemen Sentraland Medan.
"Dengan fasilitas seperti swimming pool, jogging track, playground, shopping centre dan berbagai fasilitas lainnya dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya sekaligus menarikminat konsumen milenial", lanjut Imelda.
Peluncuran Tower Santorini dimeriahkan dengan talkshow yang diikuti Direktur Pemasaran Perumnas, Imelda Alini Pohan, bertajuk "Milenial Gampang Punya Rumah, Tower SantoriniPaling Cuan".
Melalui talkshow tersebut, Imelda menyampaikan bahwa Perumnas akan terus memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat, tak terkecuali milenial untuk memiliki hunian.
Salah satunya dengan kampanye "Sekarang Gampang Punya Rumah" yang baru-baruini diluncurkan.
"Dengan kemudahan yang ditawarkan ditambah berbagai fasilitas mumpuni yang ada, menjadikan Apartemen Sentraland Medan ini hunian yang paling cuan dan best value, baik bagi penghuninya maupun investor properti," tutur Imelda.
Program revitalisasi kawasan hunian yang telah dilakukan di Sukaramai ini akan menjadi percontohan bagi stakeholder perumahan, termasuk Perumnas dalam merencanakan dan mengekseskusi proyek-proyek revitalisasi lainnya.
Kedepannya, Perumnas berencana akan melakukan revitalisasi rusun Klender di Jakarta dan kota lainnya.
Adanya program revitalisasi yang berkelanjutan ini diharapkan akan menciptakan lebih banyak kawasan layak huni dan menciptakan lebih banyak ketersediaan hunian bagi masyarakat.
"Upaya revitalisasi ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat dengan menciptakan lingkungan hidup yang nyaman, bersih dan aman serta menjadi contoh bagi perkembangan perumahan yang berkelanjutan", tutup Budi.
Tentang Perum Perumnas
Perumnas merupakan salah satu BUMN yang mempunyai tugas pokok menyediakan perumahan dan pemukiman bagi masyarakat menengah ke bawah.
Beberapa kawasan pemukiman skala besar telah dibangun melingkupi area Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang kini telah berkembang, menjadi kota baru dan berfungsi sebagai kota penyangga ibukota Jakarta.
Dengan memiliki cakupan area operasional dari sabang sampai marauke,
Perumnas telah membangun di lebih dari 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia.
Editor
: Ferdy Siregar
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelindo Multi Terminal Dukung Mudik Aman dan Selamat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026
Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk Polisi di Kawasan Perumnas Mandala
Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Anggota BUMMas Sejahtera Bersama di Gang Sakura
Diduga Buat Pencatatan Palsu, Dua Oknum Pegawai Bank BRI Lubuk Pakam Tersangka
Posko Kaukus Gemuis Prabowo - Gibran Sumut Berikan Bingkisan Sembako Tahun Baru 500 Fakir Miskin dan Anak Yatim
Semarak hari arafah DMDI Sumut Serahkan Bingkisan Kepada Masyarakat Perumnas Mandala
Komentar