Stasiun Tebing Tinggi Salah Satu Motor Ekonomi Sumatera Utara

Sugiatmo - Senin, 26 Januari 2026 07:03 WIB
Stasiun Tebing Tinggi Salah Satu Motor Ekonomi Sumatera Utara
analisamedan.com/dok
Suasana Stasiun KA Tebing Tinggi

analisamedan.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memperkokoh posisi Stasiun Tebing Tinggi sebagai pilar utama yang mengintegrasikan mobilitas masyarakat dengan rantai pasok komoditas strategis nasional. Berdiri sebagai stasiun persimpangan (junction), titik ini menjadi denyut nadi yang menghubungkan arus penumpang kereta api dari Medan, Pematangsiantar, hingga Rantau Prapat.

Eksistensi stasiun ini kian vital menyusul catatan volume penumpang tahun 2025 yang menembus angka 381.979 pelanggan, atau tumbuh 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 361.815 orang.

"Lonjakan arus penumpang ini secara otomatis menjadi mesin pertumbuhan ekonomi wilayah, mulai dari sektor angkutan lanjutan hingga geliat pendapatan pedagang kuliner lokal," ujar Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar.

Seiring meningkatnya kunjungan, Stasiun Tebing Tinggi kini menjadi salah satu gerbang bagi wisatawan yang memburu Lemang Batok, kuliner ikonik yang menobatkan wilayah ini sebagai Kota Lemang. Akses kereta api yang nyaman memudahkan pelancong dari berbagai daerah untuk singgah dan menikmati keunikan aroma lemang yang menjadi identitas budaya dan ekonomi masyarakat setempat.

Di sisi logistik, Stasiun Tebing Tinggi menjalankan peran strategis dalam memacu kelancaran distribusi komoditi nasional melalui konektivitas langsung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rambutan dan PKS Pabatu. Produk CPO dari kedua pabrik tersebut diangkut menggunakan kereta api menuju Stasiun Belawan atau Stasiun Perlanaan, untuk kemudian didistribusikan guna memenuhi pasar ekspor maupun kebutuhan domestik.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru