Bedah Buku Reformasi Sistem Transportasi dan Logistik Nasional : Integrasi Kebijakan Dinilai Kunci Efisiensi Distribusi
Menurut Jamiluddin, penguatan sektor transportasi dan logistik harus dimulai dari pembangunan infrastruktur yang memadai seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, jalur kereta api, serta pusat logistik dan pergudangan. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi utama untuk memperlancar distribusi barang dan meningkatkan konektivitas antar wilayah.
"Transportasi dan logistik yang kuat akan mempercepat pergerakan barang dan orang, meningkatkan konektivitas antar daerah, serta memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi sistem transportasi antar moda, di mana transportasi darat, laut, udara, dan kereta api harus saling terhubung dalam satu sistem logistik nasional. Integrasi tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang sekaligus menurunkan biaya logistik nasional.
Selain itu, Jamiluddin menyoroti pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan logistik nasional. Pemanfaatan teknologi seperti sistem pelacakan barang, manajemen rantai pasok digital, serta pengembangan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi barang di Indonesia.
Ketua ATLI Muspriadi Serahkan Buku Reformasi Transportasi kepada Utusan Khusus Presiden di Sergai
Partai Gema Bangsa Sumut Dukung Gagasan Pembentukan Kementerian Transportasi dan Logistik
Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama, Staf Ahli Wamenag Dialog Bersama Kanwil dan FKUB Sumut
Kemenag Sumut-UINSU Gelar Perkemahan Wirakarya Madrasah 2025, Ratusan Siswa Ikut
BPJPH dan Pemprov Sumut Sepakati 88.384 Kuota Sertifikasi Halal, 33 Daerah Teken Komitmen