Bedah Buku Reformasi Sistem Transportasi dan Logistik Nasional : Integrasi Kebijakan Dinilai Kunci Efisiensi Distribusi

Usulan Pembentukan Kementerian Transportasi dan Logistik Dinilai Mendesak
Gustan Pasaribu - Senin, 16 Maret 2026 12:55 WIB
Bedah Buku Reformasi Sistem Transportasi dan Logistik Nasional : Integrasi Kebijakan Dinilai Kunci Efisiensi Distribusi
analisamedan.com/gustanpasaribu
Dr. H. Jamiluddin Marpaung, MA, analis data informatika badan usaha pelayaran pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara dalam kegiatan bedah buku karya H. Muspriadi, S.Sos berjudul “Reformasi Sistem Transportasi dan Logistik Nasional.”

Menurut Jamiluddin, penguatan sektor transportasi dan logistik harus dimulai dari pembangunan infrastruktur yang memadai seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, jalur kereta api, serta pusat logistik dan pergudangan. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi utama untuk memperlancar distribusi barang dan meningkatkan konektivitas antar wilayah.

"Transportasi dan logistik yang kuat akan mempercepat pergerakan barang dan orang, meningkatkan konektivitas antar daerah, serta memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi sistem transportasi antar moda, di mana transportasi darat, laut, udara, dan kereta api harus saling terhubung dalam satu sistem logistik nasional. Integrasi tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang sekaligus menurunkan biaya logistik nasional.

Selain itu, Jamiluddin menyoroti pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan logistik nasional. Pemanfaatan teknologi seperti sistem pelacakan barang, manajemen rantai pasok digital, serta pengembangan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi barang di Indonesia.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru