Dari Serabi ke Baitullah, Perjalanan Hati Nek Marni Menuju Tanah Suci
"Belum rezeki, pikir nenek waktu itu. Allah pasti tahu waktu terbaiknya," katanya sembari tersenyum, mengenang masa itu.
Dan tahun ini, penantian itu akhirnya terjawab. Nek Marni tercatat sebagai jemaah haji Kloter 16 Embarkasi Medan bersama 116 jemaah asal Kota Tebing Tinggi. Ia berangkat dari Asrama Haji pada 20 Mei dan dijadwalkan terbang ke Jeddah pada 21 Mei tengah malam.
Namun sebelum keberangkatan itu, cobaan kembali menghampiri. Tujuh bulan lalu, ia terjatuh. Kakinya lemah. Ia tak lagi mampu berjualan serabi. Bahkan sempat terbersit kekhawatiran: apakah ia bisa berpuasa dan menjalankan ibadah haji dengan kondisi itu?
"Tiga hari sebelum Ramadan, nenek sungguh-sungguh minta sama Allah. Ya Allah, izinkan aku sehat, kuat untuk puasa, untuk tarawih, untuk ibadah haji," ucapnya, suara tercekat oleh haru.
Doanya terjawab. Kesehatannya berangsur membaik. Ia kembali bisa berjalan. Ia kembali bisa bermimpi.
356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan Disambut Haru di Ahmed
Sambut Jamaah Haji, Wako Harry Pahlevi: Selamat Datang, Selamat Berkumpul Bersama Keluarga
Jamaah Haji Asal Padangsidimpuan Dijadwalkan Tiba Senin Malam di Balai Kota
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
Kakanwil Kemenhaj Sumut Berangkatkan Kloter Pamungkas Embarkasi Medan