Dari Serabi ke Baitullah, Perjalanan Hati Nek Marni Menuju Tanah Suci

Gustan Pasaribu - Rabu, 21 Mei 2025 12:43 WIB
Dari Serabi ke Baitullah, Perjalanan Hati Nek Marni Menuju Tanah Suci
dok.analisamedan.com
Tak ada yang benar-benar tahu jalan takdir, kecuali mereka yang setia menunggu dengan sabar. Seperti itulah kisah Marni binti Poksum, perempuan 68 tahun yang akhirnya menginjakkan kaki di Asrama Haji Medan, Selasa (20/5/2025), untuk memulai perjalanan suci ke Baitullah.

"Belum rezeki, pikir nenek waktu itu. Allah pasti tahu waktu terbaiknya," katanya sembari tersenyum, mengenang masa itu.

Dan tahun ini, penantian itu akhirnya terjawab. Nek Marni tercatat sebagai jemaah haji Kloter 16 Embarkasi Medan bersama 116 jemaah asal Kota Tebing Tinggi. Ia berangkat dari Asrama Haji pada 20 Mei dan dijadwalkan terbang ke Jeddah pada 21 Mei tengah malam.

Namun sebelum keberangkatan itu, cobaan kembali menghampiri. Tujuh bulan lalu, ia terjatuh. Kakinya lemah. Ia tak lagi mampu berjualan serabi. Bahkan sempat terbersit kekhawatiran: apakah ia bisa berpuasa dan menjalankan ibadah haji dengan kondisi itu?

"Tiga hari sebelum Ramadan, nenek sungguh-sungguh minta sama Allah. Ya Allah, izinkan aku sehat, kuat untuk puasa, untuk tarawih, untuk ibadah haji," ucapnya, suara tercekat oleh haru.

Doanya terjawab. Kesehatannya berangsur membaik. Ia kembali bisa berjalan. Ia kembali bisa bermimpi.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru