Ditinggal Ayah Jadi TKI , Rasyid Salman Pramana Raih Prestasi Cabor Karate Junior
analisamedan.com -Rasyid Salman Pramana adalah nama lengkapnya. Dia seorang siswa MIN 9 Medan yang duduk di Kelas IV. Rasyid merupakan anak pertama dari pasangan Andika Pramana,SH dan Elly Ningsih,SE dengan alamat rumah Medan Amplas. Rasyid dikenal di kalangan teman-temannya adalah anak yang baik, sopan dan pendiam. Tetapi mereka tidak tahu sewaktu di kelas dua Rasyid sering berkelahi dengan temannya ketika ada masalah. Disinilah awal perkenalan Rasyid dengan Olahraga Beladiri.
Elly selaku Ibunda Rasyid menuturkan awalnya Rasyid merupakan anak yang temperamen karena anak pertama yang selalu merasa benar jika ada masalah sehingga sering bertengkar baik disekitar rumah maupun di madrasah. Puncaknya ketika di kelas II Rasyid bertengkar dan berkelahi dengan temannya sehingga mendapat panggilan konsultasi dari guru kelasnya. Sejak saat itu ayahnya mencari solusi agar mengurangi perilaku negatif bergelutnya dengan mengarahkan ke hal yang positif.
Setelah kejadian itu beberapa hari kemudian sang ayah mengajak Rasyid berkeliling Kota Medan dan sekitar Patumbak untuk mencari dan mengunjungi beberapa sasana olahraga beladiri baik pencak silat, kungfu, wushu maupun karate dan akhirnya pilihan jatuh ke cabang olahraga karate karena pelatihnya atau yang biasa dipanggil Senpai merupakan sahabat ayahnya Rasyid.
Terobosan Baru Pertamina EP Pangkalan Susu Optimalkan Produksi Sumur Migas Eksisting
1.586 Mahasiswa Diwisuda, Rektor USU Berharap Lulusan Berkontribusi Nyata
Darmin: Analisis PANS Mei, Sektor Komoditas, Energy-Related, dan Poultry Berpeluang Cuan
GSN dan Patroli Gabungan Tekan Kriminalitas di Medan, 290 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Barang Bukti Disita
Aliansi Mahasiswa Sumut Demo PT INL, Soroti Kelangkaan Minyakita di Daerah Penghasil Sawit