Audit Total Program MBG: Jangan Jadikan Anak-anak Korban Eksperimen Negara
Sementara itu, pejabat pemerintah masih sibuk mengutak-atik angka, menenangkan publik bahwa jumlah korban "tidak signifikan" dibanding jutaan penerima manfaat. Pernyataan ini menuai kritik keras karena dinilai tidak berempati.
"Dalam urusan nyawa manusia, logika persentase adalah bentuk kelalaian yang dibungkus statistik. Satu anak keracunan adalah tragedi, bukan margin error," tegas Farid Wajdi, Founder Ethics of Care sekaligus Anggota Komisi Yudisial RI 2015–2020.
Menurut Farid, faktor keselamatan pangan dalam program MBG nyaris diabaikan total. Banyak dapur penyedia beroperasi tanpa standar keamanan pangan seperti Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), tanpa rantai dingin dan sistem higienitas yang memadai.
Dengan anggaran hanya sekitar Rp15.000 per porsi, kualitas bahan makanan sulit dijaga. "Negara menuntut gizi tinggi dengan biaya rendah; hasilnya, risiko tinggi dan anak yang jadi korban," ujarnya.
Masjid Abdurrahman Al-Fadhel Kembali Gulirkan Program ‘Jumat Berkah’
Jelang Idul fitri, Dapur MBG Wek III 02 Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Sekitar
Aksi Sosial SPPG Se-Padangsidimpuan, Salurkan Ratusan Paket Takjil Untuk Abang Becak Dan Pengguna Jalan
Keren! Salah Satu Menu MBG di Sidimpuan, Serasa Beri Parcel Lebaran
Kejari Diminta Periksa Anggaran MBG dan IPAL SPPG di Padangsidimpuan