Audit Total Program MBG: Jangan Jadikan Anak-anak Korban Eksperimen Negara
analisamedan.com -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai simbol kepedulian negara terhadap generasi muda kini berubah menjadi sumber kecemasan nasional. Gelombang kasus keracunan massal yang terjadi di berbagai daerah dari Kupang, Lampung, Sleman hingga Laguboti menjadi bukti bahwa program populis ini tidak siap dijalankan secara aman dan profesional.
Program yang semestinya menjamin kesehatan justru menyeret anak-anak ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bagi masyarakat, ini bukan lagi sekadar insiden teknis, melainkan cerminan kegagalan kebijakan publik yang mengabaikan keselamatan.
Puluhan ibu rumah tangga dan aktivis koalisi warga turun ke jalan di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), menyerukan penghentian sementara program tersebut. Mereka menuntut agar pemerintah melakukan moratorium dan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG.
"Kami bukan menolak programnya, tapi menolak cara kerjanya yang sembrono. Anak-anak kami bukan kelinci percobaan," demikian seruan para ibu dalam aksi damai tersebut.
Masjid Abdurrahman Al-Fadhel Kembali Gulirkan Program ‘Jumat Berkah’
Jelang Idul fitri, Dapur MBG Wek III 02 Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Sekitar
Aksi Sosial SPPG Se-Padangsidimpuan, Salurkan Ratusan Paket Takjil Untuk Abang Becak Dan Pengguna Jalan
Keren! Salah Satu Menu MBG di Sidimpuan, Serasa Beri Parcel Lebaran
Kejari Diminta Periksa Anggaran MBG dan IPAL SPPG di Padangsidimpuan