Mikom UMSU Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Gustan Pasaribu - Minggu, 07 Desember 2025 21:58 WIB
Mikom UMSU Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang
analisamedan.com/gustanpasaribu
Dalam penyerahan tersebut, Dr. Muhammad Toriq didampingi Ketua Imamikom UMSU Roynada Sinaga, M.I.Kom, serta pengurus Imamikom UMSU Gustan Pasaribu, M.I.Kom. Bantuan berupa paket sembako dan bahan makanan ini diberikan kepada salah seorang perwakilan korban, Meilina Dwi Nurul Fajrie, yang juga mahasiswa pascasarjana di Mikom UMSU.

analisamedan.com -Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Mikom UMSU) menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu.(7/12/2025). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi UMSU, Dr. Muhammad Toriq, M.I.Kom, di Posko Masjid Darussalam, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru.

Dalam penyerahan tersebut, Dr. Muhammad Toriq didampingi Ketua Imamikom UMSU Roynada Sinaga, M.I.Kom, serta pengurus Imamikom UMSU Gustan Pasaribu, M.I.Kom. Bantuan berupa paket sembako dan bahan makanan ini diberikan kepada salah seorang perwakilan korban, Meilina Dwi Nurul Fajrie, yang juga mahasiswa pascasarjana di Mikom UMSU.

Dr. Muhammad Toriq menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Mikom UMSU terhadap warga terdampak bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang.

"Ini adalah wujud solidaritas dan empati kami kepada para korban. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan mendesak di masa tanggap darurat," ujarnya.

Meilina menyampaikan bahwa keluarganya sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Imamikom UMSU. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti di tengah kesulitan yang dialami korban pasca banjir bandang yang merusak rumah warga.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Imamikom UMSU. Bantuan ini sangat bermakna bagi kami yang sedang kesulitan setelah bencana. Kami kehilangan harta benda dan tidak memiliki tempat tinggal layak. Untuk mendapatkan bahan makanan pun sulit. Uluran tangan para dermawan dan masyarakat sangat kami butuhkan sambil menunggu pemerintah memulihkan keadaan," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan analisamedan.com di lapangan, tim penanganan bencana terlihat tengah berupaya membersihkan jalan dari lumpur agar dapat kembali dilalui. Namun sejumlah mobil dan sepeda motor masih tampak ditinggalkan pemiliknya di jalanan akibat terseret banjir.

Sebagian korban juga masih bertahan di antara puing-puing rumah mereka yang hancur dan berharap segera mendapatkan tenda pengungsian yang layak huni untuk sementara waktu.

Banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan kerusakan meluas, merendam pemukiman, merusak fasilitas umum, dan memaksa warga mengungsi ke posko-posko darurat. Hingga kini, proses penanganan dan pendistribusian bantuan terus dilakukan oleh berbagai pihak.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru