Akses Menuju Venue PON 2024 Berantakan : Jalan Rusak, Banjir, Gelap hingga Penuh Debu
analisamedan.com -Banyak aspek yang belum terpenuhi untuk menunjang kelancaran dan kesuksesan dari PON ini, terutama jalan. Akses menuju venue tak hanya rusak tapi juga banjir hingga penuh debu.
Ada beberapa jalan yang masih rusak terutama di Jalan Williem Iskandar yang merupakan akses pintu sebelah Selatan Gedung Serba Guna (GS) dan jalan menuju Universitas Negeri Medan (Unimed) yang menjadi venue cabor karate dan hoki.
Kondisi jalan tersebut berlubang. Bahkan, ketika hujan terjadi pada Senin (2/9), jalan tersebut menjadi tergenang air dan becek karena sebelumnya sempat ditimbun dengan tanah. Kondisi tersebut tentu menganggu kelancaran atlet dan offisial.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumatera Utara, Mulyono ketika dikonfirmasi wartawan Senin (2/9/2024) mengatakan, jika jalan tersebut masih dalam proses perbaikan.
"Akan segera diperbaiki ya, tapi langsung konfirmasi saja ke Dinas PU Deli Serdang" ucapnya.
Sementara anggota DPRD Sumut Fraksi PKS Dapil III Deli Serdang Hariyanto mengatakan banyak jalan berlubang menuju sekitar venue utama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024, Aceh-Sumut, di Kabupaten Deli Serdang.
Ia mengatakan persiapan dan pembangunan sarana dan prasarana penunjang PON 2024 masih berlangsung hingga saat ini, seperti Stadion Utama dan bangunan lainnya. Namun akses jalan menuju lokasi PON sering tak terurus oleh pemerintah setempat.
Ia meminta Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten untuk serius mempersiapkan akses jalan menuju PON ini.
Rusak di Berbagai Venue
Pemprov Sumut dan Pemkab Deli Serdang jangan sampai membuat malu dengan tamu yang hadir di PON 2024, melihat jalan banyak berlubang.
"Banyak jalan berlubang parah di sekitar lokasi PON, utamanya di jalan Batang Kuis yang diprediksi akan menjadi akses bagi para wisatawan dan rombongan atlet selama pagelaran berlangsung," ucap Hariyanto.
Selain itu, akses jalan menuju Bandara Kuala Namu pun penuh debu akibat pembangunan kawasan sport center yang belum rampung.
Gelap Gulita
Di lain sisi, Hariyanto menyoroti lampu jalan menuju venue banyak yang mati. Sehingga sangat minim penerangan jalan di sekitar venue PON tersebut. Hal itu, harus menjadi perhatian
oleh Pemprov Sumut dan Pemkab Deli Serdang.
"Lampu jalan di sepanjang rute menuju venue dan akomodasi banyak yang mati. Jalanan terlihat seperti tidak terurus dengan banyaknya rumput dan ilalang yang begitu tinggi," ucap
Hariyanto.
Hariyanto mengungkapkan dampak jalan rusak dan lampu penerangan jalan yang padam, akan mengakibatkan mobilitas atlet hingga tamu yang hadir terganggu, belum lagi ancaman
kriminalitas yang terjadi.
"Saya meminta pemerintah untuk serius memperbaiki infrastruktur jalanan yang ada. Sebab menurutnya kita akan kedatangan tamu dari penjuru nusantara yang ingin menyaksikan PON ke-21 ini," ucap politisi PKS itu.
Hatunggal Siregar Pimpin KONI Sumut
Musorprov KONI Sumut Dibuka PJ Sekda, Target PON 2028 Diungkap
DPRD Medan Apreasi Langkah Cepat Walikota Benahi Jalan Rusak
Atlet Sumut Peraih Medali PON dan Peparnas Girang, Terima Bonus Tanpa Dipotong Pajak
Buka Raker KONI, Kadispora Sumut: Sabar, Bonus Peraih Medali PON Cair Februari 2025