Perjalanan Panjang Bang Marahalim Harahap Raih Gelar Doktor
Menurut Bang Marahalim, barokah nyantri di Pesantren ini sungguh luar biasa, sama halnya dengan apa yang dinyatakan oleh para 'ndrek' kyai bahwa di Nahdlatul Ulama itu penuh dengan barokah. Kehidupan pesantren yang penuh barokah ini menjadi hal penting untuk dijadikan pegangan para santri.
Sering kali kita mendengar, setinggi apapun ilmu yang didapatkan jika tidak mendapatkan barokah Kiainya, maka ilmu yang didapat akan sia-sia.
Dalam hal ini barokah para Kiai yang biasa dipanggil "Ayah" di Mustafawiyah itu beliau dapat kembali ke jalan yang diridhai Allah dengan menjauhkan diri dari ilmu "kedigdayaan" dan menjaga akhlak yang mulia sebagai santri dari salah satu pesantren terbaik di Indonesia.
Sebaimana hal tersebut senada dengan tujuan dari Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru yakni mencetak ulama yang ber-akhlakul karimah berdasarkan ahlus sunnah wal jam?ah yang bermazhab Syafi'i.
Sementara itu, dengan memperhatikan dari visi dan misi Pondok Pesantren Musthafawiyah maka para alumni dituntut untuk terampil pada urusan Agama dan sebagai panutan di tengah masyarakat, lantas pada saat merantau ke Kota Medan, sembari melanjutkan pendidikannya ke jenjang Sarjana, Maharalim sehari-hari tinggal di masjid sebagai marbot.
H. Marahalim Harahap : Kabinet Merah Putih Komit Tingkatkan Pelayanan Haji
H Marahalim Harahap : PMKNU untuk Lahirkan kader Pemimpin NU
Ketua PWNU Sumut Harapkan PMKNU Cetak Kader Militan dan Solutif
Dekan FUSI UIN Sumut Bantah Ada Mahasiswa S3 Lulus Tanpa Nilai
Cemarkan Nama Baik Marahalim Harahap, LPBH PWNU Sumut laporkan Media Aktual Online ke Poldasu