Aktivis Beri Walikota Tanjungbalai Bebek dan Penghargaan Berisi Kritik
analisamedan.com - Koalisi Gabungan Aktivis dan Wartawan (KAW) menggelar aksi unjuk rasa dengan memberikan bebek serta Piagam Penghargaan kepada Walikota Tanjungbalai H. Waris Tholib yang diduga memerintahkan bawahannya melakukan intervensi terhadap wartawan dan aktivis yang menyoroti kinerja Pemkot setempat,
Unjukrasa tersebut berlangsung di kantor Walikota, Kamis (5/9), sempat memanas karena puluhan masa dihadang Satpol PP yang ingin menobos masuk ke halaman kantor Walikota. Beruntung atas pengawalan dan pengaman aparat kepolisan Polres Tanjungbalai kericuhan dapat diatasi.
Dalam orasinya, Alrivai Zuherisah alias Aldo (GAPAI) mengungkapkan bahwa Walikota H.Waris Tholib anti kritik, dan pada setiap kesempatan di depan umum selalu menyatakan bahwa kritik para aktivis dan wartawan merupakan fitnah.
"Pernyataan itu (fitnah) merupakan sikap anti anti-kritik yang ditunjukkan oleh pemerintahan saat ini. Kritik yang seharusnya menjadi masukan positif, justru dianggap sebagai serangan pribadi," kata Aldo.
Senada dengan Aldo, Faisal Rambe juga menyoroti sejumlah permasalahan yang terjadi di Kota Tanjungbalai selama dipimpin H.Waris Tholib, seperti infrastruktur yang rusak, masalah sampah, pelayanan rumah sakit yang buruk, hingga defisit anggaran.
"Kota yang kita cintai ini semakin terpuruk. Wali Kota selalu bangga dimasa kepemimpinannya selalu mendapat penghargaan, padahal bsrbanding tdrbalik dengan kenyataan. Hari ini kita berikan Piagam Penghargaan untuk Waris Tholib yang dia tau kenyataan sebenarnya yang terjadi," kata Faisal Rambe (GAS) dengan nada kecewa.
DPRD Medan Apressiasi Walikota Benahi Medan Utara
DPRD Dukung Komitmen Walikota Benahi Medan Utara
DPRD MedanSampaikanTanggapan Walikota atas Perubahan Perda Sistem Kesehatan
Walikota Medan Sampaikan LKPJ Dalam Rapat Paripuna DPRD
FORMASSU Minta Surat Edaran Wali Kota Medan soal Daging Non-Halal Jangan Digiring ke Isu Sektarian