Aktivis Beri Walikota Tanjungbalai Bebek dan Penghargaan Berisi Kritik

Sugiatmo - Kamis, 05 September 2024 17:23 WIB
Aktivis Beri Walikota Tanjungbalai Bebek dan Penghargaan Berisi Kritik
analisamedan/wika
Aktivis GM.Pandawa Lima dan GAS menyerahkan Piagam Penghargaan untuk Wali Kota Tanjungbalai yang diterima oleh Asiten II Muslim dan Asisten III Walman P Riadi Girsang di pintu masuk kantor Walikota.

analisamedan.com - Koalisi Gabungan Aktivis dan Wartawan (KAW) menggelar aksi unjuk rasa dengan memberikan bebek serta Piagam Penghargaan kepada Walikota Tanjungbalai H. Waris Tholib yang diduga memerintahkan bawahannya melakukan intervensi terhadap wartawan dan aktivis yang menyoroti kinerja Pemkot setempat,

Unjukrasa tersebut berlangsung di kantor Walikota, Kamis (5/9), sempat memanas karena puluhan masa dihadang Satpol PP yang ingin menobos masuk ke halaman kantor Walikota. Beruntung atas pengawalan dan pengaman aparat kepolisan Polres Tanjungbalai kericuhan dapat diatasi.

Dalam orasinya, Alrivai Zuherisah alias Aldo (GAPAI) mengungkapkan bahwa Walikota H.Waris Tholib anti kritik, dan pada setiap kesempatan di depan umum selalu menyatakan bahwa kritik para aktivis dan wartawan merupakan fitnah.

"Pernyataan itu (fitnah) merupakan sikap anti anti-kritik yang ditunjukkan oleh pemerintahan saat ini. Kritik yang seharusnya menjadi masukan positif, justru dianggap sebagai serangan pribadi," kata Aldo.

Senada dengan Aldo, Faisal Rambe juga menyoroti sejumlah permasalahan yang terjadi di Kota Tanjungbalai selama dipimpin H.Waris Tholib, seperti infrastruktur yang rusak, masalah sampah, pelayanan rumah sakit yang buruk, hingga defisit anggaran.

"Kota yang kita cintai ini semakin terpuruk. Wali Kota selalu bangga dimasa kepemimpinannya selalu mendapat penghargaan, padahal bsrbanding tdrbalik dengan kenyataan. Hari ini kita berikan Piagam Penghargaan untuk Waris Tholib yang dia tau kenyataan sebenarnya yang terjadi," kata Faisal Rambe (GAS) dengan nada kecewa.

Puncak dari aksi Koalisi Aktivis dan Wartawan (KAW) itu dengan pemberian piagam penghargaan berisi sindiran kepada Wali Kota H. Waris Tholib. Piagam tersebut memuat delapan "prestasi" negatif selama kepemimpinannya.

Dalam piagam penghargaan berlogo enam lembaga tersebut tertulis, penhargaan ini diberikan kepada DR. H. Waris Tholib, S.Ag, M.M Wali Kota Sepanjang Masa yang mewujudkan, banyak jalan berlobang, sampah busuk yang berserak, banyak anak berseragam karakter jadi peminta-minta.

Kemudian, kritik sebagai fitnah, GOR tidak terselamatkan dari segi kepemilikan, mendirikan yayasan keluarga, menurunkan akreditas RSUD Dr.Tengku Mansyur dari C menjadi D, dan Defisit keuangan daerah T.A 2024.

Piagam tersebut diserhakan oleh perwakilan pendemo Faisal Rambe (GAS) dan Rizky Sitompul (GM.Pandawa Lima) yang diterima mewakili Walikota H.Waris Tholib yakni, Asisten Asisten II Muslim dan Asisten III Walman Riadi P Girsang.

Aksi tersebut beranjak dari intervensi terhadap wartawan dan aktivis yang dilakukan oknum Kepala Dinas Perindag "YC" dan oknum Kepala Bagian Protokoler "AF" pada Rabu (28/8) melalui pesan/chat WathsApp. (WIKA)


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru