Kapolrestabes Medan Ajak IPK Bersinergi Wujudkan Kota Aman, Bebas Begal dan Rayap Besi
Dalam kesempatan itu, Kombes Calvijn juga menjelaskan klasifikasi pelaku kejahatan jalanan dalam tiga kategori: ringan (copet/metik), sedang (menakuti korban), dan berat (menggunakan senjata tajam atau melukai korban).
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kepolisian adalah mewujudkan Kota Medan yang aman, nyaman, dan humanis bagi seluruh masyarakat.
Menanggapi hal itu, Chandra Lingga selaku perwakilan IPK Kota Medan menyampaikan apresiasi atas langkah Polrestabes Medan yang terbuka dalam membangun komunikasi dengan ormas.
"Kami sudah mengarahkan rekan-rekan agar tidak terpancing keributan. Kami mendukung penuh tindakan tegas terukur terhadap begal dan rayap besi karena ini menyangkut masa depan generasi muda," ucap Chandra Lingga.
Sementara itu, Ketua Limpul menambahkan bahwa IPK berkomitmen menjaga hubungan baik dengan semua pihak serta terus membina generasi muda agar terlibat dalam kegiatan positif, seperti pelatihan keterampilan dan pembuatan konten kreatif.
Pertemuan yang turut dihadiri Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman, S.H., bersama sejumlah pengurus IPK Kota Medan lainnya, berakhir pukul 18.15 WIB dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. (Bardan)
Kapolrestabes Medan: Keamanan Harus Dibarengi Rasa Aman bagi Masyarakat
MUI Kota Medan Anugerahkan Award kepada Kapolrestabes Medan atas Keberhasilan Tekan Kriminalitas dan Narkoba
Tebar Kepedulian Iduladha, Polrestabes Medan Sembelih 27 Hewan Kurban
GSN dan Patroli Gabungan Tekan Kriminalitas di Medan, 290 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Barang Bukti Disita
Polrestabes Medan Tegas Berantas Narkoba, 52 Kg Sabu dan 50 Kg Ganja Dimusnahkan