Pendukung Capres dan Cawapres Jangan Arogan dan Jangan Resahkan Masyarakat
Frans Zul Sianturi - Kamis, 26 Oktober 2023 15:42 WIB
istimewa
Arlius Zebua yang juga Wakil Direktur LBH Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sumut
analisamedan.com -Perhelatan Pemilihan Capres dan Wapres RI yang sudah didepan mata diharapkan tidak menjadi ajang perpecahan ditengah masyarakat.
Praktisi hukum, Arlius Zebua yang juga Wakil Direktur LBH Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sumut menerangkan, para pendukung harus tetap elegan dalam memberikan dukungan kepada para kontestan yang maju dalam Pilpres Tahun 2024.
"Saat ini kita berada pada tahun politik, dan para pendukung para Capres dan Cawapres harus tetap beretika baik ditengah-tengah masyarakat, jangan arogan dan menimbulkan keresahan," katanya kepada AnalisaMedan.com, Kamis (26/10/2023).
Menurutnya, perpecahan diantara masyarakat bisa saja muncul dari tindakan dan perbuatan para pendukung yang saling ejek atau saling mencela bahkan bertindak kasar dalam menyerang kubu lain. Sehingga, kepada para Capres dan Cawapres yang ada harus selektif dalam menyaring para pendukungnya.
"Negara ini negara besar, dan jangan hanya ulah segelintir pendukung yang arogan, terjadi perpecahan ditengah masyarakat, itu jangan sampai terjadi," tegas pria berambut gondrong ini.
Informasi yang dihimpun media, ada tiga pasangan Capres dan Cawapres RI yang maju dalam perhelatan Pilpres pada 14 Februari 2024 mendatang. Salah satunya putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka yang maju menjadi Cawapresnya Prabowo Subianto.
Pasangan lain yakni, Ganjar dan Mahfud MD yang didukung oleh Partai PDI Perjuangan serta Pasangan Anies dan Muhaimin didukung oleh Nasdem dan PKB.
Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ketua ATLI Muspriadi Serahkan Buku Reformasi Transportasi kepada Utusan Khusus Presiden di Sergai
Utusan Presiden Ajak Umat Islam Siapkan Generasi Tangguh Hadapi Krisis Global
Kapolres Palas Lakukan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar
Laporan Dugaan Korupsi Dana Bos di Santo Mikael Pangururan, Salah Satunya Honor Dipotong Hingga 400 Ribu Rupiah
AJWI Kordinasikan Laporan Dugaan Korupsi Dana Bos di SMA Santo Mikael Pangururan Kepada APH
Tokoh Lintas Agama dan Suku Berikrar Keberagaman Untuk Persatuan Nusantara
Komentar