PTPN I Gandeng UMSU Hidupkan Kembali Tembakau Deli
Gustan Pasaribu - Rabu, 30 Juli 2025 13:59 WIB
dok.analisamedan.com
Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP menyerhakan cenderamata kepada Regional Head PTPN I Regional 1 Didik Prasetyo
analisamedan.com - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 1 menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk membangkitkan kembali kejayaan Tembakau Deli, komoditas legendaris asal Sumatera Utara yang pernah mendunia.
Pertemuan resmi digelar di Kantor Direksi PTPN I Tanjungmorawa, Deliserdang, Rabu (30/7/2025). Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP hadir didampingi Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Triyono Eddy, M.Hum, Kabag Humas Assoc. Prof. Dr. Ribut Priadi, dan Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komunikasi Dr. Muhammad Thariq, M.I.Kom. Mereka disambut Regional Head PTPN I Regional 1 Didik Prasetyo, bersama Kepala Bagian Manajemen Aset & Pemasaran Tofan Erlangga Sidabalok, serta Kepala Sub Bagian Disposal & Optimalisasi Aset Rahman.
Dalam pertemuan itu, Regional Head PTPN I Regional 1 Didik Prasetyo memaparkan langkah konkret PTPN I yang kini tengah menanam kembali Tembakau Deli di kawasan Klumpang, Kabupaten Deliserdang, di atas lahan seluas 4 hektare. Perusahaan juga berencana membuka lahan hingga 200 hektare dengan dukungan pemegang saham.
"Pasar ekspor, khususnya dari kawasan Skandinavia, terbuka lebar. Dengan potensi produksi sekitar 700 kilogram per hektare, kami optimistis hasilnya bisa meningkat dua kali lipat jika menggunakan varietas unggul dan teknik pertanian modern," ujar Didik.
PTPN I mengajak UMSU, khususnya Fakultas Pertanian, terlibat dalam riset kolaboratif yang meliputi eksplorasi varietas tembakau terbaik, ketahanan terhadap perubahan iklim, serta pengolahan pascapanen yang menjaga karakteristik khas Tembakau Deli—seperti aroma dan elastisitas.
Ajakan ini disambut positif oleh Rektor UMSU. "UMSU siap ambil bagian. Kami telah menjalin kerja sama strategis dengan MARDI Malaysia di bidang pertanian. Maka kolaborasi riset dalam teknologi pengolahan, pengendalian hama, dan peningkatan kualitas tembakau sangat mungkin dikembangkan," tegas Prof. Agussani.
PTPN I juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi izin industri, cukai, dan fasilitas pabrik. Bahkan pabrik pengolahan cerutu Tembakau Deli telah diresmikan sebagai wujud keseriusan dalam membangkitkan industri tembakau nasional berbasis lokal.
Didik menyebut potensi ekonomi dari proyek ini sangat besar. Dari 200 hektare lahan, ditargetkan produksi mencapai 70 juta batang cerutu dengan potensi pendapatan hingga Rp3,6 triliun. "Dengan asumsi harga satu batang Rp110 ribu, bahkan 1 juta batang cerutu bisa menghasilkan Rp600 miliar. Sekitar 70 persen dari cukai bisa dinikmati oleh pemerintah kabupaten," jelasnya.
Prof. Agussani menambahkan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghidupkan kembali warisan budaya dan ekonomi Tembakau Deli, tetapi juga mendorong sinergi antara riset akademik dan industri dalam membangun ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pertemuan diakhiri dengan saling tukar cenderamata antara UMSU dan PTPN I sebagai simbol dimulainya kolaborasi strategis ini.
Pertemuan resmi digelar di Kantor Direksi PTPN I Tanjungmorawa, Deliserdang, Rabu (30/7/2025). Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP hadir didampingi Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Triyono Eddy, M.Hum, Kabag Humas Assoc. Prof. Dr. Ribut Priadi, dan Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komunikasi Dr. Muhammad Thariq, M.I.Kom. Mereka disambut Regional Head PTPN I Regional 1 Didik Prasetyo, bersama Kepala Bagian Manajemen Aset & Pemasaran Tofan Erlangga Sidabalok, serta Kepala Sub Bagian Disposal & Optimalisasi Aset Rahman.
Dalam pertemuan itu, Regional Head PTPN I Regional 1 Didik Prasetyo memaparkan langkah konkret PTPN I yang kini tengah menanam kembali Tembakau Deli di kawasan Klumpang, Kabupaten Deliserdang, di atas lahan seluas 4 hektare. Perusahaan juga berencana membuka lahan hingga 200 hektare dengan dukungan pemegang saham.
"Pasar ekspor, khususnya dari kawasan Skandinavia, terbuka lebar. Dengan potensi produksi sekitar 700 kilogram per hektare, kami optimistis hasilnya bisa meningkat dua kali lipat jika menggunakan varietas unggul dan teknik pertanian modern," ujar Didik.
PTPN I mengajak UMSU, khususnya Fakultas Pertanian, terlibat dalam riset kolaboratif yang meliputi eksplorasi varietas tembakau terbaik, ketahanan terhadap perubahan iklim, serta pengolahan pascapanen yang menjaga karakteristik khas Tembakau Deli—seperti aroma dan elastisitas.
Ajakan ini disambut positif oleh Rektor UMSU. "UMSU siap ambil bagian. Kami telah menjalin kerja sama strategis dengan MARDI Malaysia di bidang pertanian. Maka kolaborasi riset dalam teknologi pengolahan, pengendalian hama, dan peningkatan kualitas tembakau sangat mungkin dikembangkan," tegas Prof. Agussani.
PTPN I juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi izin industri, cukai, dan fasilitas pabrik. Bahkan pabrik pengolahan cerutu Tembakau Deli telah diresmikan sebagai wujud keseriusan dalam membangkitkan industri tembakau nasional berbasis lokal.
Didik menyebut potensi ekonomi dari proyek ini sangat besar. Dari 200 hektare lahan, ditargetkan produksi mencapai 70 juta batang cerutu dengan potensi pendapatan hingga Rp3,6 triliun. "Dengan asumsi harga satu batang Rp110 ribu, bahkan 1 juta batang cerutu bisa menghasilkan Rp600 miliar. Sekitar 70 persen dari cukai bisa dinikmati oleh pemerintah kabupaten," jelasnya.
Prof. Agussani menambahkan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghidupkan kembali warisan budaya dan ekonomi Tembakau Deli, tetapi juga mendorong sinergi antara riset akademik dan industri dalam membangun ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pertemuan diakhiri dengan saling tukar cenderamata antara UMSU dan PTPN I sebagai simbol dimulainya kolaborasi strategis ini.
Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030
PTMA Diminta Aktif Hidupkan IMM, FOKAL IMM Sumut Gelar Silaturahim dan Halal Bihalal di Medan
Mikom UMSU Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang
UMSU Siap Gelar Dialog Kebangsaan Hadirkan Wamen Haji, DPD RI serta Gubernur Sumut
Ratusan Ulama Akan Hadiri Seminar Nasional Bela Negara di UMSU
UMSU Masuk Kampus Terbaik Asia Versi QS Asia University Rankings 2026
Komentar