UMSU dan Muhammadiyah Anugerahi Gelar Kehormatan kepada Raja Muda Perlis

Gustan Pasaribu - Jumat, 26 September 2025 22:36 WIB
UMSU dan Muhammadiyah Anugerahi Gelar Kehormatan kepada Raja Muda Perlis
dok.analisamedan.com
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menganugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa (HC) bidang Ilmu Hukum dan Anugerah Bintang Tertinggi Muhammadiyah (Mitra Bestari Internasional) kepada Raja Muda Perlis, Malaysia, Duli Yang Teramat Mulia (DYTM) Tuanku Syed Faizuddin Putra ibni Syed Sirajuddin Jamalullail.
analisamedan.com -Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menganugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa (HC) bidang Ilmu Hukum dan Anugerah Bintang Tertinggi Muhammadiyah (Mitra Bestari Internasional) kepada Raja Muda Perlis, Malaysia, Duli Yang Teramat Mulia (DYTM) Tuanku Syed Faizuddin Putra ibni Syed Sirajuddin Jamalullail.

Penganugerahan berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka di Auditorium UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan, Kamis (25/9).

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si, menyebut penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dukungan besar Tuanku Syed Faizuddin sejak awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM).

"Hari ini Muhammadiyah dan UMSU kedatangan tamu istimewa, tokoh teladan yang menjadi jembatan lahirnya Universitas Muhammadiyah di Malaysia. Dengan segala hormat, kami memberikan dua penghargaan: gelar Doktor Honoris Causa dari UMSU dan Anugerah Kehormatan Mitra Bestari Internasional dari Muhammadiyah," kata Haedar.

Menurut Haedar, pemikiran Raja Muda Perlis di bidang pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan mencerminkan semangat berkemajuan yang relevan bagi masyarakat ASEAN.

Sementara itu, dalam titahnya, Tuanku Syed Faizuddin menyampaikan rasa bahagia dan terhormat atas penganugerahan tersebut. "Gelar ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk kemakmuran masyarakat. Semoga menjadi motivasi untuk melahirkan kemajuan berkualitas," ujarnya didampingi sang istri, Dr. Hj. Lailatul Shahreen Akashah Khalil.

Tuanku menegaskan, penghargaan itu menjadi tanggung jawab bersama untuk memperkukuh pendidikan, nilai keagamaan, dan kerja sama yang bermanfaat antara Perlis dan Muhammadiyah. "Saya percaya pendidikan adalah kunci ketamadunan. Universitas seperti UMSU berperanan melahirkan generasi berilmu serta berakhlak mulia," tegasnya.

Prosesi penganugerahan ditandai dengan penyerahan ijazah Doktor HC oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP, serta penyerahan Anugerah Mitra Bestari Internasional oleh Prof. Haedar Nashir.

Prof. Agussani menyebut penganugerahan ini bersejarah, karena Raja Muda Perlis menjadi tokoh luar negeri pertama yang menerima gelar doktor kehormatan dari UMSU. "Ini adalah mimpi dan cita-cita kami agar Tuanku hadir ke UMSU. Kami berharap dukungan Tuanku dalam perjalanan menuju universitas berkelas dunia," ucapnya.

UMSU sendiri telah mendapat rekognisi dari Malaysian Qualification Agency (MQA) dan tengah mengajukan pengakuan Fakultas Kedokteran ke Kementerian Pendidikan Malaysia. Agussani juga berharap dukungan Tuanku pada penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah–'Aisyiyah 2027 dan pembangunan Kampus IV UMSU di Desa Sampali.

Proses pemberian Doktor HC dilakukan sesuai prosedur akademik dengan Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum sebagai promotor dan Assoc. Prof. Dr. Adi Mansar, SH, M.Hum sebagai co-promotor.

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain: Ketua Umum PP 'Aisyiyah Dr. Siti Noordjannah Djohantini, M.M., M.Si, Menteri Besar Perlis Tuan Mohamad Shukri Ramli beserta istri, para pimpinan PP Muhammadiyah, Konsul Jenderal Malaysia di Medan Tuan Shahril Nizam Abdul Malek, tokoh masyarakat Melayu, tokoh agama, pimpinan perbankan, serta delegasi Malaysia. Hadir pula jajaran BPH UMSU, para wakil rektor, senat, ortom Muhammadiyah, PCM/PCA se-Kota Medan, civitas akademika UMSU, dan mahasiswa.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru