Biola Mendorong Suhendri Keluar dari Zona Aman Demi Bebas Berkreasi
Belum
Dianggap
Sebagai
seniman jalanan, Andi mengaku profesi mereka belum dianggap banyak orang dan
selalu dinilai sebagai profesi tidak memiliki masa depan. Di Sumatera Utara
terlebih di Kabupaten Deliserdang, seni belum jadi favorit terlebih seni
memainkan alat musik biola, peminatnya terbilang langka.
Berbeda
dengan di pulaa Jawa seperti, Kota Jakarta, Yogyakarta dan Bali, seniman di
sana mendapatkan apresiasi tinggi bahkan menjadi industri yang menghasilkan
pundi-pundi uang. Namun kompetisi di sana pun harus diakui sangat tinggi
sehingga perkembagannya sangat cepat.
"Kalau
di sana progresnya (perkembagan) lambat, ya tertinggal," ucapnya.
Faktor lainnya seniman di Sumatera Utara kurang berkembang, dikarenakan komunitasnya belum banyak dan tidak bertahan lama karena memang tuntutan pembiayaannya disebabkan minim sponsor. Dulu, dirinya bersama sejumlah teman punya grup band. Bahkan sempat hampir rekaman. Namun dikarenakan pentolan mereka yang selama ini membiayai operasional mendapatkan pekerjaan mapan, akhirnya grup band mereka bubar.
Dua Lokasi Diduga Jadi Sarang Narkoba Digerebek, 9 Pria Diamankan
Jual Sabu Lewat Jendela, Tiga Wanita Ditangkap Polisi
Taman Kota Kini Punya Akses Internet Gratis Buat Nongkrong
488 Pod Getar Disita dari Mahasiswa di Medan Baru, Polisi Dalami Jaringan Antarprovinsi
Berawal dari Informasi Warga, Polisi Ringkus Dua Terduga Pengedar Happy Water di Medan