Biola Mendorong Suhendri Keluar dari Zona Aman Demi Bebas Berkreasi
Belum
Dianggap
Sebagai
seniman jalanan, Andi mengaku profesi mereka belum dianggap banyak orang dan
selalu dinilai sebagai profesi tidak memiliki masa depan. Di Sumatera Utara
terlebih di Kabupaten Deliserdang, seni belum jadi favorit terlebih seni
memainkan alat musik biola, peminatnya terbilang langka.
Berbeda
dengan di pulaa Jawa seperti, Kota Jakarta, Yogyakarta dan Bali, seniman di
sana mendapatkan apresiasi tinggi bahkan menjadi industri yang menghasilkan
pundi-pundi uang. Namun kompetisi di sana pun harus diakui sangat tinggi
sehingga perkembagannya sangat cepat.
"Kalau
di sana progresnya (perkembagan) lambat, ya tertinggal," ucapnya.
Faktor lainnya seniman di Sumatera Utara kurang berkembang, dikarenakan komunitasnya belum banyak dan tidak bertahan lama karena memang tuntutan pembiayaannya disebabkan minim sponsor. Dulu, dirinya bersama sejumlah teman punya grup band. Bahkan sempat hampir rekaman. Namun dikarenakan pentolan mereka yang selama ini membiayai operasional mendapatkan pekerjaan mapan, akhirnya grup band mereka bubar.
Markas Narkoba di Mencirim Digerebek, Bandar Diamankan
Lompat 10 Atap Rumah, Pelarian Dua Terduga Pengedar Sabu Berakhir
Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Sabu Lintas Daerah, Tiga Pria Diamankan
Meninjau Arah Pemulihan Ekosistem Sumatera Utara
IRT dan Lima Pria Diamankan dalam Penggerebekan Rumah Diduga Sarang Sabu