Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun

Oleh : Amirul Khair
El-Khair - Jumat, 26 Juli 2024 11:17 WIB
Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun
dok.analisamedan.com
Penulis Amirul Khair (Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pantai Labu)


Kehidupan dunia adalam tempat persiapan membekali diri untuk pulang (mati) kepada Allah Swt. Keimanan yang cerdas harus menjadi bekal dalam persiapan selama hidup di dunia sebelum kematian tiba.

Rasulullah Saw dalam hadisnya memberikan isyarat kepada umatnya bahwa sebaik-baik orang beriman adalah senantiasa mengingat kematian yang menandakan pula kecerdasannya.

Sebagaimana diriwayatkan Abdullah bin Umar ra. berkata : "Aku pernah bersama Rasulullah Saw, lalu datang seorang lelaki dari kaum Anshar mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad Saw, lalu bertanya : "Wahai Rasulullah, orang beriman manakah yang paling terbaik?" Beliau menjawab : "Paling baik akhlaknya". Orang ini bertanya lagi : "Lalu orang beriman manakah yang paling cerdas?". Beliau menjawab : Orang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya setelah kematian. Merekalah yang cerdas". (Riwayat Ibnu Majah).

Orang beriman yang cerdas adalah orang yang senantiasa mengingat kematian dan menyiapkan diri dengan amal-amal saleh. Lihat surat 'Alashr' yang menegaskan, bahwa manusia itu menjadi orang-orang yang rugi dalam hidup kecuali ia beriman kepada Allah Swt dan mengiringi imannya dengan amal-amal saleh.

Penegasan ini juga disebutkan Allah Swt dalam Surat Almulk ayat 2 bahwa 'kematian' dan 'kehidupan' diciptakan Allah Swt untuk menguji manusia siapa yang terbaik amal baiknya.

Jadi, mari sama-sama ingatkan diri kita bahwa kita adalah milik-Nya dan akan 'kembali' kepadanya-Nya serta cerdas mempersiapkan bekal kembali kepada-Nya lewat amal-amal saleh.Wallahul Muwafiq Ilaa Aqwamit Thoriq.



Editor
: El-Khair
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru