Nazaya Zulaikha, Anak Deliserdang Berkarya di Jepang
El-Khair - Minggu, 03 Agustus 2025 16:51 WIB
dok.analisamedan.com
Nazaya Zulaikha
"Ya. Saya satu-satunya duta promosi yang muslim (muslimah)," ungkapnya.
Sejak menjadi duta promosi, Aya mengaku, jadi lebih banyak mengetahui tentang Saitama sebagai prefektur yang sangat unik dan kaya serta punya kedisiplinan juga sangat aktif dalam menjaga perdamaian, keseimbangan alam dan sisi menarik lainnya.
'Jalan' Menuju Jepang
Jalan panjang Aya bisa berkarya di Jepang tidaklah mudah. Aya melalui tahapan menantang sejak menetapkan hati dan pilihannya untuk kuliah strata1 memperdalam bahasa Jepang di Universitas Sumatera Utara (USU), Fakultas Ilmu Budaya Sastra Jepang. Bahkan jenjang pendidikan selanjutnya tingkat pascasarjana.
Alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lubukpakan Kabupaten Deliserdang ini mengawali karirnya lewat bekerja di perusahaan milik Jepang dibidang furniture dan kosmetik. Dari sini ia mulai terus meningkatkan keterampilannya dibidang desain komputer, marketing serta menulis.
Seiring dengan terus meningkatnya keterampilan, Aya yang juga sudah memiliki 'modal' besar mengusai komunikasi berbahasa Jepang, menjadi 'pintu' untuk berkarya di Jepang. Aya kemudian kenal dengan owner perusahaan media yang kini tempatnya bekerja, akhirnya membuka jalan berkarya di Jepang tepatnya di Prefektur Saitama.

Mengunjung time bell tower di Kawagoe sebaga Duta Prmosi
Aya juga mengakui mendapatkan nikmat luar biasa. Selain bisa bekerja dan berkarya di Jepang, hatinya juga mendapatkan ketenangan dengan mendapatkan jodoh seorang pria Jepang muslim bernama Katayama Yasuhito yang kini menjadi suaminya serta telah dikarunia seorang anak perempuan.
Editor
: El-Khair
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Indonesia Masuk Semifinal Usai Taklukkan Vietnam
Terima Bantuan BPKH dan Rumah Zakat, Wakil Rektor I USU Pesankan Mahasiswa Jaga Amanah dan Tetap Semangat Kuliah
LPA Desak Kapolresta Deliserdang Tangkap Pelaku Penembakan Anak
‘Alarm’ Keras, Deliserdang Tidak Aman dan Nyaman Bagi Anak
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Nasional, Farid Wajdi Desak Audit Forensik Menyeluruh
Garuda Muda Indonesia Unggul 3-0 dari Tim Myanmar
Komentar