PWNU Sumut Hadiri Interfaith and Intercivilizational Reception yang Dilaksanakan PBNU
Pengurus PWNU Sumut turut mendengarkan apa yang disampaikan Ketua PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, bahwa kehadiran Grand Syekh Al Azhar di Indonesia membawa spirit Keislaman yang humanis, hal ini terbukti bahwa sudah satu abad al Azhar menjadi pusat peradaban pendidikan di dunia yang moderat.
Grand Syekh Al Azhar Syekh Prof. Dr. Ahmad Al Tayeb dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Allah menghendaki manusia untuk beranekaragam (multikulturalisme), dan tidak menginginkan satu jenis manusia saja. Artinya perbedaan ini membawa misi kasih sayang (marhamah).
Ketua PWNU Sumut Dr. Marahalim Harahap, M.Hum di dampingi pengurus PWNU lainnya mengutarakan bahwa di abad ke 2 NU, misi membangun Peradaban terus di jalankan secara horizontal dan vertikal. NU hadir membawa misi rahmatan lil alamin untuk peradaban manusia.
"Apa yang disampaikan Grand Syekh Al Azhar Prof. Dr. Ahmad Al Tayeb berkenaan misi saling kasih sayang (marhamah) sesama manusia, hal itu merupakan ajaran Islam. al Quran meyebutkan "tawashau bil marhamah" yaitu mengajak manusia untuk harmonis dengan cara yang harmonis tidak dengan amarah apalagi kekerasan" Ucap Ketua PWNU Sumut.
Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa PWNU Sumut dalam mengimplemetasikan misi peradaban ini akan siap memberikan yang terbaik terkhusus di Sumatera Utara dan untuk Indonesia. Ini merupakan cita cita yang luhur, untuk peradaban manusia dan untuk keberlangsungan manusia itu sendiri, inilah nilai "insaniyah" dan nilai "basyariah" yang tersirat di dalam al Quran.
KH. Abdul Hamid Ritonga: “Pahami Prinsip Aswaja sebagai Dasar Ke-NU-an”
Ulama Sepuh, Masyaikh dan Tokoh NU se Sumatera Serukan PBNU Sami'na wa Atho'na
Potong Enam Sapi Kurban, PWNU Sumut berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha
PWNU Sumut Siap Berkolaborasi Program Keumatan dengan Kanwil BPN Sumut
PWNU Sumut Peringati Nuzulul Quran, Gubsu Ajak NU Bersinergi dengan Pemerintah