Transformasi Kualitas SDM Dosen dan Tendik UINSU Medan

Oleh: Dr Abrar M. Dawud Faza, MA *)
Sugiatmo - Senin, 21 September 2026 22:23 WIB
Transformasi Kualitas SDM Dosen dan Tendik UINSU Medan
analisamedan.com/dok
Dr Abrar M. Dawud Faza, MA

Data ini memperlihatkan paradoks transformasi. Di satu sisi, UINSU sedang meningkatkan standar mutu dan mengejar daya saing. Di sisi lain, kebutuhan dasar berupa kecukupan dosen masih menjadi persoalan.

Ketergantungan pada dosen tidak tetap memang dapat menjadi solusi jangka pendek. Namun, untuk pembangunan universitas jangka panjang, persoalannya tidak berhenti pada terpenuhinya jadwal kuliah. Institusi membutuhkan ekosistem dosen yang memiliki keterikatan akademik, kesempatan mengembangkan karier, ruang melakukan penelitian, serta kesejahteraan yang memadai.

Masalah lainnya adalah perubahan regulasi jabatan fungsional dosen. Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024 membawa perubahan pada sistem penilaian dan pengembangan karier dosen. Perubahan regulasi tentu diperlukan untuk meningkatkan standar akademik, tetapi implementasinya membutuhkan pendampingan dan sistem administrasi yang mampu mencegah beban birokrasi menggeser perhatian dosen dari pekerjaan akademik substantif.

Persoalan ini menjadi lebih kompleks bagi perguruan tinggi di luar pusat-pusat akademik utama Indonesia. Standar nasional memang harus dijaga, tetapi implementasinya juga perlu memperhitungkan keragaman kapasitas institusional, akses terhadap sumber daya, jejaring akademik, dan kondisi lokal.

Menjadikan SDM sebagai Strategi, Bukan Sekadar Administrasi
UINSU sebenarnya memiliki modal penting untuk melanjutkan transformasi. Lembaga Penjaminan Mutu, LP2M, sistem informasi terintegrasi, program pendidikan doktor, jaringan kerja sama akademik, serta pengalaman meraih akreditasi Unggul merupakan infrastruktur yang dapat menopang pengembangan SDM.

Kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UGM, ITB, UNAIR, dan IPB juga membuka ruang bagi joint research, program akademik bersama, pertukaran dosen, dan capacity building.

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru