Masyarakat Aceh di Australia Santuni Yatim Pesisir Pantailabu

El-Khair - Jumat, 14 Maret 2025 23:11 WIB
Masyarakat Aceh di Australia Santuni Yatim Pesisir Pantailabu
dok.analisamedan.com
SANTUNI : Kades Pantailabu Pekan Samul Bahri (pakai teluk belanga kuning) didampingi istri Nisa Hayati menyalurkan bantuan komunitas masyarakat Aceh di Australia.

analisamedan.com - Komunitas masyarakat Aceh di negara Asutralia menyantuni anak yatim di kawasan pesisir Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, dipusatkan di Masjid Syekh Baringin Cabang Paluhsibaji, Jumat (14/3).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Kepala Desa Pantailabu Pekan Samsul Bahri didampingi istrinya Nisa Hayati yang juga Ketua TP-PKK Desa Pantailabu Pekan menyasar 22 anak yatim sebagai penerima manfaat.

Kades Pantailabu Pekan Samsul Bahri yang akrab disapa Incun mengatakan, bantuan dari komunitas masyarakat Aceh di Australia disalurkan melalui dirinya untuk disampaikan kepada anak yatim.

"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari saudara-saudara kita masyarakat Aceh yang tinggal di Australia. Semoga program ini terus berlanjut untuk anak-anak di pesisir khususnya Desa Pantailabu Pekan," ucapnya.

Samsul Bahri menjelaskan, komunikasi ini terjalin melalui salah seorang keluarga istrinya yang berdomisili di Australia yang memiliki komunitas dan punya program rutin setiap bulan menyantuni duafa termasuk anak-anak yatim yang selama ini didistribusikan ke daerah Aceh.

"Alhamdulillah, kali ini mereka berkenan menyalurkan untuk anak-anak yatim di pesisir Pantailabu di desa yang saya pimpin," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kades Pantailabu Pekan akan memastikan, anak-anak yatim di Desa Pantailabu Pekan akan diperhatikan pendidikannya dengan berupaya memenuhi fasilitas pendidikan untuk mereka.

Selain menyalurkan sejumlah uang kepada 22 anak yatim, mereka juga menyalurkan paket makanan buka puasa diiringi kajian agama disampaikan Ketua Majelis Zikir Taklim (Mazta) El-Khair Ustaz Amiru Khair.

Pembohong Agama

Dalam kajian singkatnya, Amirul Khair mengingatkan firman Allah Swt dalam surat Almaun yang menerangkan, bahwa orang-orang yang mengabaikan, memarahi dan tidak peduli kepada anak yatim sebagai 'pembohong' agama.

"Kalau sudah pembohong agama, artinya membohongi Allah," terangnya.

Ia juga menyetir sebuah hadis Nabi Muhammad Saw yang menegaskan, "Aku dan orang-orang yang peduli terhadap anak yatim seperti dua jari (telunjuk dan tengah" di dalam surga" yang mengartikan, akan bersama dengan Baginda Nabi Saw di dalam surga.

Kepada anak-anak yatim Amirul juga berpesan agar terus semangat menuntut ilmu dan bersikap dengan akhak karimah dalam keseharian sembari menuturkan mutiara hikmah bahwa 'Yatim yang sebebanrnya bukanlah mereka yang tidak memiliki ayah, akan tetapi yatim sebenarnya mereka yang tidak punya ilmu dan akhlak karimah".

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru