Setahun Kepemimpinan Rektor UIN Sumut Wisuda 1.908 Sarjana, Jika Ingin Sukses Berbaktilah kepada Orangtua

Sugiatmo - Selasa, 14 Mei 2024 12:29 WIB
Setahun Kepemimpinan Rektor UIN Sumut Wisuda 1.908 Sarjana, Jika Ingin Sukses Berbaktilah kepada Orangtua
analisamedan/sugiatmo
Rektor UIN Sumut Prof Dr Hj Nurhayati MAg mewisuda salah seorang sarjana dalam acara Wisuda Sarjana ke 82 UIN Sumut, Selasa (14/5/2024) di Kampus 1 Jalan IAIN/Sutomo Medan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini, UIN Sumut sedang berjuang keras untuk pencapaian akreditasi universitas (APT) dengan predikat Unggul. Oleh karena itu, saya atas nama Rektor UINSU Medan memohon dukungan dan do'a kita kepada Guru Besar, Sivitas Akademika, Wisudawan dan orang tua Wisudawan agar apa yang kita cita-citakan dapat terwujud," kata Rektor.

Dalam Wisuda ke 82 ini, ujar Rektor, memilih Tema "UIN Sumatera Utara untuk bangsa, Mengabdi Tanpa Henti Menyemai Moderasi Untuk Kejayaan Negeri".

Ada beberapa argumentasi yang dapat diajukan mengapa tema ini kita pilih. Pertama, Setelah 50 Tahun perjalanan UINSU Medan, komitmen kepada Bangsa merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. UINSU hadir untuk bangsa dan karenanya kita senantiasa mempertegas kontribusi dalam Pembangunan bangsa yang salah satu caranya adalah dengan melahirkan alumni-alumni yang berkualitas, berintegritas dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Alumni UIN Sumut yang bekerja dalam berbagai bidang kehidupan dan tidak terbatas pada bidang agama saja tetapi meliputi seluruh aspek kehidupan bangsa. Ini adalah wujud kontribusi nyata UIN Sumut kepada bangsa.

Kedua, lanjut Rektor, menyemai Nilai-nilai moderasi beragama sesungguhnya adalah komitmen penuh UINSU Medan untuk terlibat secara aktif dalam rangka menata kehidupan umat beragama yang damai dan harmoni dalam bingkai Negara Kesatuan RI. Sebagaimana yang selalu disampaikan oleh Menteri Agama Gus Yaqut, bahwa Agama sejatinya haruslah menjadi inspirasi kita dalam kehidupan berbangsa dan bernaga. Agama bukan aspirasi yang harus diperjuangkan secara formal dan menjadi negara agama atau agama resmi bagi sebuah negara.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru