Hadiri Peluncuran INA Digital, Pj Gubernur Sumut Komit Kebut Transformasi Digital dan Integrasikan Data Pemprov
"Setiap
kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus bersama-sama melakukan
integrasi dan interoperabilitas aplikasi dan data. Tidak boleh lagi merasa data
yang dipunya miliknya sendiri. Tidak akan maju kalau masih seperti itu.
Tinggalkan praktik dan mindset lama," lanjut Presiden.
Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar
Anas mengatakan ada beberapa layanan prioritas akan dipadukan dalam satu portal
pelayanan publik. Layanan prioritas yang dalam tahap akan dipadukan meliputi
sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, pembayaran digital, identitas
digital, SIM online, izin keramaian, dan layanan aparatur negara.
Selama ini,
lanjut Anas, ketika warga butuh layanan A, maka harus mengunduh aplikasi
instansi A dan mengisi data di aplikasi tersebut. Lalu ketika warga perlu
layanan B, maka harus mengunduh aplikasi B dan kembali mengisi data. Prosesnya
berulang. Padahal ada ribuan layanan dengan ribuan aplikasi. Yang terjadi,
teknologi bukannya mempermudah, malah mempersulit warga.
"Maka sesuai
arahan Bapak Presiden, tidak boleh lagi prosesnya berbelit meskipun sudah
memakai teknologi. Di sinilah pentingnya interoperabilitas layanan, yang di
dalamnya menyaratkan adanya pertukaran data. INA Digital bertugas
mengintegrasikan layanan tersebut," ujarnya.
KAI Sumut Tambah Kereta Diskon 30 Persen, Bantu Roda Ekonomi dan Kantong Warga di Akhir Libur Sekolah
KAI Divre I Sumut Hadirkan Promo Tiket Hingga 20 Persen di Pekan Raya Sumatera Utara
Umumkan Bendahara Baru Partai Buruh Sumut Tetap Solid, Fokus Lolos Peserta Pemilu 2029
Family Gathering PWI Sumut 2026 Siapkan Hadiah Sepeda Motor
Libur Sekolah Tiba, Ribuan Anak dan Keluarga di Sumut Mulai Padati Kereta Api