Medan Makin Kusut, DPRD Dinilai Lemah dalam Fungsi Pengawasan
Ia juga menyinggung isu hubungan antara wali kota dan wakil wali kota yang dikabarkan tidak harmonis. Meski belum terkonfirmasi, isu tersebut dinilai menambah kekhawatiran publik terhadap efektivitas pemerintahan kota. "Warga tidak membutuhkan drama elite. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang berjalan dan masalah yang diselesaikan," ujarnya.
Farid menegaskan, jika DPRD Medan ingin kembali mendapatkan kepercayaan publik, maka perubahan sikap tidak bisa ditunda. DPRD diminta berhenti sekadar bersuara keras di ruang publik dan mulai menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
"Rakyat Medan tidak menuntut pidato lantang, tetapi kerja nyata dan keberanian memutus simpul kepentingan yang selama ini menghambat pembenahan kota," pungkasnya.
Dua Pemuda Diamankan, Polisi Sita Lima Pil Ekstasi di Medan Denai
Kabur Lewat Trotoar, Mobil Pembawa 93 Kg Ganja Dihentikan
Melawan Saat Disergap, Pria di Percut Sei Tuan Diciduk Bawa Sabu dan Ganja
Semarak HUT ke-81 RI, Pegadaian Kanwil I Medan Gelar PORWIL 2026 dan Adu Kreativitas
Jual Pod Getar di Kafe, Sepasang Kekasih dan Pemodal Ditangkap