Medan Makin Kusut, DPRD Dinilai Lemah dalam Fungsi Pengawasan
Ia juga menyinggung isu hubungan antara wali kota dan wakil wali kota yang dikabarkan tidak harmonis. Meski belum terkonfirmasi, isu tersebut dinilai menambah kekhawatiran publik terhadap efektivitas pemerintahan kota. "Warga tidak membutuhkan drama elite. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang berjalan dan masalah yang diselesaikan," ujarnya.
Farid menegaskan, jika DPRD Medan ingin kembali mendapatkan kepercayaan publik, maka perubahan sikap tidak bisa ditunda. DPRD diminta berhenti sekadar bersuara keras di ruang publik dan mulai menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
"Rakyat Medan tidak menuntut pidato lantang, tetapi kerja nyata dan keberanian memutus simpul kepentingan yang selama ini menghambat pembenahan kota," pungkasnya.
ASN Pemprov Sumut Ditangkap, Vape Narkotika Disembunyikan dalam Roti Tawar
20-21 Juni Ada Turnamen Truf di Medan, Berhadiah Jutaan Rupiah
Hanya 15 Hari, Polrestabes Medan Sikat 142 Kasus Kejahatan Jalanan dan Narkoba
Penjaga Pos Ronda di Tembung Ditangkap, Polisi Temukan Sabu dan Timbangan Elektrik
Sepasang Kekasih Pengedar Sabu Dibekuk di Medan Sunggal