Tren Berlangganan Berita Merambah Dunia
analisamedan.com -Tren berlangganan digital di dunia kini juga merambah sektor pemberitaan, dimana masyarakat rela untuk membayar karena merasa sumber berita tersebut layak dipercaya ketimbang membaca dari sumber berita yang tidak jelas. Seperti Koran New York Times (Amerika) dengan 5.700.000 pelanggan dan Koran Wall Street Journal (Amerika) dengan 2.200.000 pelanggan.
Hal ini Redaktur
Pelaksana Kompas Adi Prinantyo sampaikan ketika memberikan materi Talk Show
Literasi Digital bertema "Hati-Hati Tersesat di Labirin Informasi" di Aula
Convention Hall Prof. Dr. H. A. Ya'kub Matondang, M.A, Gedung Biro Rektor
Lantai 3, Kampus 1 UMA, Jl. Kolam No. 1 Medan Estate.
Namun demikian katanya, supaya masyarakat percaya terhadap suatu pemberitaan, maka isinya haruslah berkualitas.
Baca Juga :Media Sosial Miliki Kekuatan Rubah Pola Bermedia Masyarakat
"Banyak pihak yang menentukan kualitas sebuah berita: penulis, redaktur, kemudian narasumber dan pembaca. Pembaca memiliki hak untuk memberikan saran dan kritikan untuk perbaikan kualitas berita," kata Adi.
PPP Sumut Launching Muscab di Sergai, Mardiono Tekankan Peran Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Aktivis Lingkungan Minta Pemkab Deliserdang Lebih Serius Mengelola Sampah
JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026
Guru Besar UIN Sumut Hasrat Efendi Samosir: Partai Politik Harus Adaptif di Era Digital
Peringati Hari Bumi 2026, KAI Divre I Sumut Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Access by KAI