Ini Baru Paten Udak! Dengar Kabar Ada Jalan di Sipirok Longsor, Bupati Dolly Langsung Turunkan Alat Berat
Amir Hamzah Harahap - Sabtu, 24 Agustus 2024 22:30 WIB
Longsor di badan jalan utama Desa Dolok Sordang Julu dan Pangaribuan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (23/8/2024
analisamedan.com -Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu, mengerahkan alat berat untuk menangani bencana longsor yang terjadi di badan jalan utama Desa Dolok Sordang Julu dan Pangaribuan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (23/8/2024). Dengan bantuan alat berat, material tanah longsor dan akar kayu yang menimbun badan jalan berhasil dikeluarkan.
"Alhamdulillah, kondisi jalan sudah dapat dilalui. Terima kasih Pak Bupati atas respons cepatnya," ujar Asman dan Jufri setelah jalan kembali normal dan aktivitas lalu lintas berjalan lancar pada sore hari.
Selain alat berat dari PU, tim BPBD, dan TNI AD turut serta membantu perbaikan longsor. "Kami bergotong-royong membantu alat berat untuk mengeluarkan material dari badan jalan," kata warga.
Bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB pada Jumat kemarin sempat menghentikan aktivitas warga.
Longsor sepanjang 30 meter tersebut mengakibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melewati jalan tersebut.
Alat berat yang dikerahkan PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil mengatasi longsor tersebut. Dengan bantuan masyarakat secara bergotong royong, material longsor dapat dikeluarkan dari badan jalan.
"Begitu kami mendapatkan informasi tentang longsor, kami langsung berkordonasi dengan PU untuk mengerahkan alat berat ke lokasi," ujar Kalaksa BPBD Tapsel, Umar Halomoan Daulay.
Satu unit beko yang dikerahkan berhasil mengatasi material longsor. "Selain di lokasi ini, ada juga longsor di beberapa titik lain di Tapanuli Selatan. BPBD harus bekerja keras dengan keterbatasan anggaran," tambah Umar Daulay.
"Alhamdulillah, kondisi jalan sudah dapat dilalui. Terima kasih Pak Bupati atas respons cepatnya," ujar Asman dan Jufri setelah jalan kembali normal dan aktivitas lalu lintas berjalan lancar pada sore hari.
Selain alat berat dari PU, tim BPBD, dan TNI AD turut serta membantu perbaikan longsor. "Kami bergotong-royong membantu alat berat untuk mengeluarkan material dari badan jalan," kata warga.
Bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB pada Jumat kemarin sempat menghentikan aktivitas warga.
Longsor sepanjang 30 meter tersebut mengakibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melewati jalan tersebut.
Alat berat yang dikerahkan PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil mengatasi longsor tersebut. Dengan bantuan masyarakat secara bergotong royong, material longsor dapat dikeluarkan dari badan jalan.
"Begitu kami mendapatkan informasi tentang longsor, kami langsung berkordonasi dengan PU untuk mengerahkan alat berat ke lokasi," ujar Kalaksa BPBD Tapsel, Umar Halomoan Daulay.
Satu unit beko yang dikerahkan berhasil mengatasi material longsor. "Selain di lokasi ini, ada juga longsor di beberapa titik lain di Tapanuli Selatan. BPBD harus bekerja keras dengan keterbatasan anggaran," tambah Umar Daulay.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PT AR Berdayakan Anak Muda, Batangtoru Bakal Surplus Telur dan Daging
Ibu dan Anak di Batangtoru Hilang Tertimbun Longsor
PT AR Gelar GreatTalk Martabe, Dorong Generasi Muda Untuk Berani Bermimpi
Pastikan Bantuan Huntap Berkelanjutan, Ketum IMM Tapsel–Padangsidimpuan Apresiasi Bupati Gus Irawan
Kadis Pendidikan Tapsel Kini Dipimpin Perempuan. Efrida Yanti Fokuskan Kesetaraan dan Pemerataan Hingga Kepelosok
Efrida Yanthi, 'Kartini' Tapanuli Selatan: "Jaga Swasembada Pangan Sekaligus Mutu Pendidikan"
Komentar