Kisah Pilu Anak Sebatang Kara Berakhir Bahagia di Boyong ke Abiseka Pekanbaru Riau
Ia berharap, di Sentra Abiseka Pekanbaru Riau nantinya, JR akan diajari berbagai keterampilan khusus agar dapat hidup mandiri,sehingga nantinya dapat menjadi anak yang berbakti dan berguna bagi nusa dan bangsa.
Cerita JR banyak mendapat perhatian karena mendapat sorotan sejumlah media tentang kehidupannya yang cukup pilu sebagai isu kemanusian yang mendapat respon baik dari Pemkab Palas dan Abiseka Pekanbaru Riau.
Hadir melepas keberangkatan JR menuju Abiseka Pekanbaru Riau,Plt Kadis Sosial Palas,Ir Abdullah Nasution,Sekretaris Dinsos, Mawardani, Plt. Camat Barumun Tengah, Arif Tastas Harahap, S.STP. M.AP.
Tampak juga ,Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah,Aipda Irdan Saleh Hasibuan, Kasikemas Kecamatan Barumun Tengah, Eva Santi Rambe, Kepala Desa Pangirkiran Dolok, Ahmad Yunus dan PKK Desa,Babinsa koramil X Binanga, Serka S. Hasibuan,Ketua BPD Desa Pangirkiran Dolok Husein Siregar dan istriJuli. (ibnu).
Gugatan Masyarakat Adat Rohul Masuk Mediasi, Negara Didorong Taat Hukum dan Penuhi Hak Plasma Pasir Pengaraian
Berawal Kunjungan Kapolsek Barumun Tengah, Bocah Perempuan Sebatang Kara Mendapat Perhatian Khusus Kemensos
Kisah Pilu Juliati, Hidup Sebatang Kara Dipelosok Desa Ditinggal Kedua Orangtua Dikunjungi Kapolsek