Kisah Pilu Anak Sebatang Kara Berakhir Bahagia di Boyong ke Abiseka Pekanbaru Riau
analisamedan.com - Kisah pilu bocah perempuan berusia 10 hidup sebatang kara di pelosok desa,di Kabupaten Padanglawas (Palas) berakhir bahagia di Abiseka Pekanbaru.
Berawal dari kunjungan Kapolsek Barumun Tengah,Iptu Elimawan Sitorus,SH,MH, Julia Rambe,seorang bocah perempuan yang hidup sebatang kara di pelosok desa,Dusun Sigoring -goring Desa Pangikiran Dolok,Kecamatan Barumun Tengah,Kabupaten Padanglawas (Palas) akhirnya diboyong Sentra Abiseka Pekan Baru Riau.
Pelajar kelas IV SD ini,tidak lagi menjalani kehidupan dengan pilu,karena pihak Sentra Abiseka Pekanbaru,Provinsi Riau,telah menanggung segala keperluannya dan biaya pendidikan sampai ke jenjang tingkat SMA.
Bocah perempuan yang hidup sebatang kara ini, JR akhirnya mendapat perhatian khusus dari Kementerian Sosial sebagai penerima bantuan Dinas Sosial Kabupaten Padanglawas (Palas) untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Sentra Abiseka Pekan Baru" tutur Iptu Elimawan Sitorus.
Kisah Pilu Julia Rambe,lanjut Kapolsek menjadi viral dan banyak mendapat perhatian dari berbagai pihak termasuk Dinas Sosial Palas dan Sentra Abiseka Pekanbaru beberapa hari yang lalu mengunjungi Dusun Sigoring goring Desa Pangirkiran Dolok Kecamatan Barumun Tengah untuk melihat kondisi bocah perempuan yang hidup sebatang kara ini.
"Hari ini, Minggu (25/8/2024) Julia Rambe diboyong ke Sentra Abiseka Pekan Baru Riau untuk mendapatkan asuhan dan pendidikan mulai dari Sekolah Dasar sampai ke tingkat SMA"Ucap Kapolsek.
Kapolsek menuturkan, cerita kisah pilu JR akhirnya berbuah bahagia karena diasuh Sentra Abiseka Pekanbaru Riau."Semoga JR meraih kebahagian menjalani hudupnya dengan bahagia selama dalam pengasuhan Abiseka Pekanbaru," tambahnya.
Ia berharap, di Sentra Abiseka Pekanbaru Riau nantinya, JR akan diajari berbagai keterampilan khusus agar dapat hidup mandiri,sehingga nantinya dapat menjadi anak yang berbakti dan berguna bagi nusa dan bangsa.
Cerita JR banyak mendapat perhatian karena mendapat sorotan sejumlah media tentang kehidupannya yang cukup pilu sebagai isu kemanusian yang mendapat respon baik dari Pemkab Palas dan Abiseka Pekanbaru Riau.
Hadir melepas keberangkatan JR menuju Abiseka Pekanbaru Riau,Plt Kadis Sosial Palas,Ir Abdullah Nasution,Sekretaris Dinsos, Mawardani, Plt. Camat Barumun Tengah, Arif Tastas Harahap, S.STP. M.AP.
Tampak juga ,Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah,Aipda Irdan Saleh Hasibuan, Kasikemas Kecamatan Barumun Tengah, Eva Santi Rambe, Kepala Desa Pangirkiran Dolok, Ahmad Yunus dan PKK Desa,Babinsa koramil X Binanga, Serka S. Hasibuan,Ketua BPD Desa Pangirkiran Dolok Husein Siregar dan istriJuli. (ibnu).
Gugatan Masyarakat Adat Rohul Masuk Mediasi, Negara Didorong Taat Hukum dan Penuhi Hak Plasma Pasir Pengaraian
Berawal Kunjungan Kapolsek Barumun Tengah, Bocah Perempuan Sebatang Kara Mendapat Perhatian Khusus Kemensos
Kisah Pilu Juliati, Hidup Sebatang Kara Dipelosok Desa Ditinggal Kedua Orangtua Dikunjungi Kapolsek