Tidur, Mati yang Terlupakan

Oleh : Amirul Khair
El-Khair - Jumat, 19 Juli 2024 22:42 WIB
Tidur, Mati yang Terlupakan
dok.analisamedan.com


Menjemput Kematian

Ternyata hakikat dari tidur yang selama ini terabaikan atau belum kita pahami, bahwa tidur merupakan aktivitas menjemput kematian. Karena itulah dalam konsepsi Islam, seseorang sebelum menuju tidur, dianjurkan berdoa sebagai bentuk harapan kepada Allah Swt sembari menyerahkan diri agar tetap berada dalam nauangan, rahmat, ridho dan keberkahan-Nya.

Karena kita lemah dan tak punya kuasa saat tidur, bahkan meminjam istilah Komaruddin Hidayat, dalam tidur pun kita tidak bisa menentukan judul mimpi sendiri, maka memasrahkan diri kepada Allah Swt menjadi kemutlakan.

Terlebih bila dalam tidur tersebut, ternyata merupakan akhir kehidupan di dunia, maka kita berharap termasuk salah satu hamba-Nya yang kembali dalam ampunan serta rahmat Sang Mahasegalanya.

Firman Allah Swt : "Setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak dapat (pula) meminta percepatan". (Q.S Alaraf : 34)

Mari kita persiapan kehidupan kita dengan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah dalam bingkai "keikhlasan' semata hanya untuk Allah Swt. Sehingga bila pada saatnya, termasuk pada saat kita tidur menjadi jalan kita menjemput ajal kematian, kita pulang kepada-Nya sebagai hamba yang beruntung. Amin.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru