Dibalik Bencana Banjir Tapsel, Ada Guru Yang Hibahkan 7500 Meter Tanahnya Untuk Bangun Sekolah
Amir Hamzah Harahap - Kamis, 22 Januari 2026 18:29 WIB
analisamedan.com -Di tengah duka pascabanjir bandang yang melanda Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, secercah harapan datang dari ketulusan seorang guru bernama Nur Ali. Ia menghibahkan lahan seluas 7.500 meter persegi untuk pembangunan sekolah madrasah di Angkola Selatan.
Kisah inspiratif tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah dibagikan oleh akun Instagram @folkative pada Rabu (21/1/2026). Unggahan itu telah mendapat lebih dari 120 ribu tanda suka, serta ribuan komentar berisi doa dan apresiasi dari warganet.
Banyak pengguna media sosial menyampaikan harapan agar kebaikan Nur Ali dibalas dengan pahala berlipat. "Semoga dibalas pahala yang berlimpah dan menjadi amal jariyah," tulis salah satu warganet.
Keputusan besar itu bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Nur Ali mengaku, pengalaman hidup dan bekerja di berbagai tempat, termasuk Arab Saudi, membuka matanya tentang pentingnya pendidikan, khususnya pendidikan agama.
"Dulu di Angkola Selatan belum ada madrasah.
Dari situlah muncul niat saya dan suami, jika suatu hari punya rezeki membeli tanah, ingin kami hibahkan untuk madrasah," ujar Nur Ali, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.
Niat tersebut akhirnya terwujud. Bersama sang suami, Nur Ali membeli sebidang tanah yang kini secara resmi telah dihibahkan kepada negara melalui Kementerian Agama.
Demi Pendidikan Anak Bangsa
Nur Ali menegaskan, tanah yang dihibahkan itu tidak diperuntukkan bagi kepentingan keluarga. Sejak awal, ia ingin madrasah tersebut menjadi milik umat dan dikelola negara agar keberlangsungannya terjamin.
"Saya ingin madrasah ini betul-betul menjadi milik umat dan negara. Kalau dikelola Kementerian Agama, insya Allah bisa bertahan dan terus melayani pendidikan anak-anak," tuturnya.
Ia berharap, madrasah yang akan dibangun nantinya mampu melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak baik, serta memberi kontribusi nyata bagi agama dan bangsa.
"Dengan pendidikan, anak-anak bangsa akan menjadi generasi yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Sesuai semboyan kita, ikhlas beramal," pungkasnya.
Kisah inspiratif tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah dibagikan oleh akun Instagram @folkative pada Rabu (21/1/2026). Unggahan itu telah mendapat lebih dari 120 ribu tanda suka, serta ribuan komentar berisi doa dan apresiasi dari warganet.
Banyak pengguna media sosial menyampaikan harapan agar kebaikan Nur Ali dibalas dengan pahala berlipat. "Semoga dibalas pahala yang berlimpah dan menjadi amal jariyah," tulis salah satu warganet.
Keputusan besar itu bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Nur Ali mengaku, pengalaman hidup dan bekerja di berbagai tempat, termasuk Arab Saudi, membuka matanya tentang pentingnya pendidikan, khususnya pendidikan agama.
"Dulu di Angkola Selatan belum ada madrasah.
Dari situlah muncul niat saya dan suami, jika suatu hari punya rezeki membeli tanah, ingin kami hibahkan untuk madrasah," ujar Nur Ali, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.
Niat tersebut akhirnya terwujud. Bersama sang suami, Nur Ali membeli sebidang tanah yang kini secara resmi telah dihibahkan kepada negara melalui Kementerian Agama.
Demi Pendidikan Anak Bangsa
Nur Ali menegaskan, tanah yang dihibahkan itu tidak diperuntukkan bagi kepentingan keluarga. Sejak awal, ia ingin madrasah tersebut menjadi milik umat dan dikelola negara agar keberlangsungannya terjamin.
"Saya ingin madrasah ini betul-betul menjadi milik umat dan negara. Kalau dikelola Kementerian Agama, insya Allah bisa bertahan dan terus melayani pendidikan anak-anak," tuturnya.
Ia berharap, madrasah yang akan dibangun nantinya mampu melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak baik, serta memberi kontribusi nyata bagi agama dan bangsa.
"Dengan pendidikan, anak-anak bangsa akan menjadi generasi yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Sesuai semboyan kita, ikhlas beramal," pungkasnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Gelar Sosialisasi dan Bimtek Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tendik di Pancurbatu
PT AR Berdayakan Anak Muda, Batangtoru Bakal Surplus Telur dan Daging
Ibu dan Anak di Batangtoru Hilang Tertimbun Longsor
Milad Ke-24 PKS Deli Serdang Berlangsung Meriah, Ribuan Kader Dan Masyarakat Padati Taman Buah Lubuk Pakam
PT AR Gelar GreatTalk Martabe, Dorong Generasi Muda Untuk Berani Bermimpi
Pastikan Bantuan Huntap Berkelanjutan, Ketum IMM Tapsel–Padangsidimpuan Apresiasi Bupati Gus Irawan
Komentar