Jelang Kepulangan, Jemaah Haji Kloter 9 KNO Ziarah ke Dua Situs Islam di Makkah
Lukman menjelaskan, Museum Abu Bakar Al Maoudi lokasinya di daerah El Shimeisi, pinggiran kota suci Mekkah. Untuk mencapainya, perlu sekitar 15 menit berkendara mobil dari Masjidil Haram. Museum berisi berbagai properti peradaban dan perlengkapan hidup sehari- hari masyarakat Arab di zaman dulu.
Mulai dari sumur, batu bangunan, perlengkapan memasak serta makan dan minum, toko, rumah, ranjang, sofa, perhiasan dan pakaian. Ada juga peralatan perang tentara Arab seperti baju dan pedang. Suasana Makkah tempo dulu hingga kini disajikan dalam rangkaian foto. Selanjutnya rombongan jemaah haji kloter 9 KNO bergerak ke Hudaibiyah untuk mengambil miqat umrah sunnah.
Kepala KUA Medan Amplas itu menyampaikan, Hudaibiyah sendiri adalah situs sejarah dalam Islam. Nama Hudaibiyah sebenarnya diambil dari nama telaga, yang juga dikenal dengan sebutan telaga Asy-Syumaisi. Sejarah Islam menyebutkan, Hudaibiyah menjadi pintu masuk kecemerlangan kaum Muslimin dalam menaklukkan Kota Makkah (Fathul Makkah).
Di kota ini, Rasulullah SAW dan kaum Quraisy Makkah membuat perjanjian yang dikenal dengan perjanjian Hudaibiyah. Inti dari perjanjian tersebut adalah perdamaian untuk saling tidak menyerang. Walaupun perjanjian Hudaibiyah ini satu sisi merugikan umat Islam namun dengan penuh kesabaran ditaati oleh Rasul dan sahabat sehingga tercipta gencatan senjata damai.
Lambat Laun kemudian Islam berkembang pesat dan pada akhirnya Umat Islam mempunyai kebebasan penuh untuk mendakwahkan Islam. Masyarakat Makkah akhirnya menyadari kejayaan Islam yang indah dan ramah dengan sentuhan dakwah dan akhlaq sehingga membuat penduduk Mekkah bersimpati dan akhirnya banyak yang masuk Islam.
Wamen Kemenhaj RI : Oleh-oleh Terbaik Ibadah Haji Adalah Haji Mabrur
356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan Disambut Haru di Ahmed
Sambut Jamaah Haji, Wako Harry Pahlevi: Selamat Datang, Selamat Berkumpul Bersama Keluarga
Jamaah Haji Asal Padangsidimpuan Dijadwalkan Tiba Senin Malam di Balai Kota
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H