Kuliah Umum di UMSU Prof. Din Syamsuddin: “Wasatiyyat Islam Cegah Ekstrimisme "
Prof. Din juga mengatakan bahwa wasatiyyat Islam bukan sesuatu yang baru, sebelumnya sudah berkembang, di tingkat global juga sudah muncul terutama dengan adanya terorisme global dan Umat Islam tertuduh dan tergeneralisasi bahwa seolah-olah Umat Islam itu teroris, dan pada saat itulah wasatiyyat Islam berkembang termasuk di Indonesia.
Selain itu, Ketua Poros Dunia Wasatiyyat itu merasa bahagia dapat kembali di Kota Medan ini dan menyaksikan UMSU mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat membanggakan. "Begitu meninjau lahan kampus terpadu, saya rasa ini akan menjadi kampus yang indah di kalangan universitas di Indonesia. Melihat video 3d tempat mukhtamar dan aisyiyah ini luar biasa Rektor UMSU," katanya.
Sebelumnya, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP dalam kesempatan ini menyampaikan progress kampus terpadu UMSU dan Lokasi Mukhtamar yang sedang dibangun. Kemudian, dia mengatakan bahwa Prof. Din sangat memotivasi UMSU untuk terus berkembang.
"Saya masih ingat salah satu motivasi dan pendorong pada saat itu, Pak Din bilang UMSU harus mengembangkan infrastruktur, dulu UMSU hanya ada di Muchtar Basri dan Jalan Denai. Kemudian UMSU dengan semangat membangun gedung pascasarjana pada tahun 2013 hingga tahun 2015 gedung diresmikan oleh Pak Din," ujar Prof. Agussani.
UINSU Medan Sukses Tembus Peringkat Dunia
Hadapi Digitalisasi, Dr. Jerry Sambuaga Minta Mahasiswa UNPRI Harus Punya Skill yang Kompetitif
IRMALA Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan Zikir dan Doa
Libur Sekolah Lebih Hemat, Tarif KA Sribilah Fakultatif Turun hingga 30 Persen
PW KAMMI Sumut Desak Presiden Copot Dirut Pertamina dan Menteri ESDM, Tolak Kenaikan Harga Pertamax