Mendikdasmen di Medan Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan
analisamedan.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, meresmikan hasil revitalisasi 897 satuan pendidikan di Provinsi Sumatera Utara untuk tahun anggaran 2025. Acara peresmian ini dipusatkan di SMK Negeri 7 Jalan STM, Medan, pada Minggu (4/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media H. Ma'ruf Elrumi, serta jajaran pejabat Kemendikdasmen dan Pemprovsu.
Mengawali kata sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan, pemerintah terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Pembelajaran sebagai program prioritas nasional
Pada tahun 2025, Menteri Mu'ti menyampaikan bahwa secara nasional pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16,9 triliun untuk revitalisasi dan pembangunan sekolah baru pada 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Lebih dari 85 persen revitalisasi tersebut kini telah selesai dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Pada 2026, pemerintah menyiapkan alokasi APBN guna melanjutkan revitalisasi terhadap sekitar 11.744 satuan pendidikan. Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, ditargetkan penambahan minimal 60.000 satuan pendidikan penerima revitalisasi, sehingga pada 2026 sedikitnya 71.000 satuan pendidikan memperoleh dukungan program ini.
Menteri Mu'ti juga menjelaskan bahwa Provinsi Sumatra Utara, pada 2025 terdapat 897 satuan pendidikan penerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp852,49 miliar yang menjangkau seluruh jenjang pendidikan. Berdasarkan progres pelaksanaan, 39 persen satuan pendidikan telah menyelesaikan revitalisasi dengan progress 100 persen, 13,8 persen lainnya pada progres 95-99 persen, dan sisanya masih dalam tahap penyelesaian.
"Khusus di Kota Medan, bantuan revitalisasi diberikan kepada 48 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp47,41 miliar. Pemerintah menargetkan seluruh proses revitalisasi satuan Pendidikan di Kota Medan dapat diselesaikan paling lambat akhir Januari 2026 agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran," tutur Menteri Mu'ti.
Selain revitalisasi sarana prasarana, pemerintah juga memperkuat kualitas pembelajaran melalui Program Digitalisasi Pembelajaran. Pada tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mendistribusikan 288.865 Papan Interaktif Digital (PID) ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Di Provinsi Sumatra Utara, sebanyak 17.073 PID telah diterima oleh satuan pendidikan dan akan dimanfaatkan mulai semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Sementara itu, di Kota Medan, sebanyak 2.047 PID juga telah didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan guna mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif.
Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Mu'ti menegaskan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran merupakan dua pilar utama transformasi pendidikan nasional. "Melalui revitalisasi dan digitalisasi, kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan zaman," ujar Mendikdasmen.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas dukungan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang berlangsung di Provinsi Sumatra Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby menegaskan bahwa percepatan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah serta penguatan digitalisasi pembelajaran menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pemerataan akses di seluruh wilayah Sumatra Utara.
"Program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran sangat penting untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan. Pemerintah Provinsi Sumatra Utara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pelaksanaannya," ujar Gubernur Bobby.
Apresiasi Penerima Manfaat Program
Penerima manfaat program, Kepala SMKN 7 Medan, Herawati Lubis, juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendikdasmen atas dukungan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang diterima SMKN 7 Medan pada tahun 2025.
SMKN 7 Medan menerima bantuan revitalisasi senilai Rp3,17 miliar yang dimanfaatkan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Selain bantuan revitalisasi, Herawati menyebut bahwa sekolahnya juga memperoleh dukungan Digitalisasi Pembelajaran berupa perangkat pembelajaran digital yang memperkuat proses belajar mengajar berbasis teknologi.
"Melalui dukungan dua program tersebut, SMKN 7 Medan berkomitmen untuk terus mendorong penguatan pendidikan vokasi, khususnya pada program keahlian akuntansi dan manajemen bisnis, serta memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. Dengan jumlah peserta didik lebih dari 2.000 siswa, kami siap memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja," tutur Herawati.
Apresiasi lainnya juga disampaikan oleh Kepala Sekolah UPT SDN 067253 Medan Deli, Evayanti. Ia menyampaikan apresiasi karena menjadi salah satu satuan pendidikan penerima bantuan sarana sanitasi dari Pemerintah RI melalui Kemendikdasmen berupa pembangunan dua unit toilet, masing-masing untuk murid putra-putri disabilitas dan toilet umum. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan, kesehatan, serta kualitas lingkungan belajar di sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta Mendikdasmen, Bapak Abdul Mu'ti atas bantuan yang telah diberikan kepada sekolah kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga sekolah. Kami bersyukur dan bangga menerima bantuan pembangunan toilet yang lebih layak, baru, dan higienis. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta semangat belajar murid," tutup Evayanti.
Melalui penguatan revitalisasi sarana prasarana dan digitalisasi pembelajaran secara berkelanjutan, Kemendikdasmen terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan serta percepatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
Hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut dan Kota Medan, Rektor UMSU Agus Sani, Jajaran Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktur PAUD Dasmen Joko Sudarwoto, Direktur Pendidikan vokasi Tatang Muttakin, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Afrizal Sihotang, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Joko Ahmad Julifan, Kepala Balai Bahasa Asrif, dan Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan vokasi Bidang Bangunan dan Listrik dan tamu undangan lainnya. (sug)
Peringati Hari Kartini dan Hardiknas 2026, IKWI Sumut Anjangsana Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Warakauri PWI Sumut
Kadis Pendidikan Tapsel Kini Dipimpin Perempuan. Efrida Yanti Fokuskan Kesetaraan dan Pemerataan Hingga Kepelosok
UINSU Kembali Cetak Guru Besar, Rektor : Harus Mampu Menjadi “Mercusuar Peradaban”
Akselerasi Kinerja Guru dan Tendik, SD di Tembung Percut Sei Tuan Percepat Peningkatan Hasil Belajar
Bimtek Guru dan Tendik di SD Negeri 101767 Deli Serdang, Tingkatkan Profesionalisme Pendidikan