Seminar Nasional Silaturahmi Akhbar Kade NU Se-Sumatera Utara Sukses
analisamedan.com - Warjio PhD berpendapat dasar politik Islam Nahdlatul Ulama adalah kerakyatan dan kebangsaan.
Menurut Dosen Program Studi Ilmu Politik, FISIP, USU dan Research Fellow ISDEV USM, Malaysia serta Sekretaris LPT NU Provinsi Sumatera Utara, NU mengembangkan strategi Politik Akomodatif (Wasathaniyah) di masa Era Jokowi, ada titik temu antara model politik akomodatif NU dan model politik populisme akomodatif Jokowi.
"Politik NU Era Jokowi bahwa NU secara institusional tidak memiliki pilihan diantara 2 calon Presiden yakni, Jokowi atau Prabowo," kata Warjio dalam Seminar Nasional di Acara silaturahmi Akhbar Kader dan Warga NU Se-Sumatera Utara di Ponpes Mustafawiyah Purba baru, Rabu (17/5/2023).
Warjio melihat pilihan Politik NU diserahkan kepada warga Nahdliyin, walapun Ketua PBNU Said Agil Siraj ke Prabowo dan Ketua Umum PKB ke Jokowi.
Atribut NU juga tidak boleh digunakan untuk mendukung salah satu calon.
Namun pola hubungan dan praktik politik Jokowi-NU, penguatan di legislatif (koalisi Indonesia Hebat).
Penjajagan dukungan NU melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai penyumbang suara Jokowi di bawah Ketum Muhaimin Iskandar.
Sikap NU sendiri lebih pada "wait and see" dan melihat kemungkinan sikap Presiden Jokowi terhadap NU dan umat Islam. NU menggunakan Politik jalan tengah (politik washatiyah)
Warjio berpendapat, model politik Islam NU adalah Peneguhan Pancasila, Strategi akomodatif (jamiyah dinniyah Ijtimaiyah:tawasut, tasamuh, tawazun dan itidal).
Baca Juga : Bupati Madina Buka Acara Halaqah Sejarah Perjuangan NU di Sumatera Utara
"Menerima pluralisme keislaman dan keindonesiaan berbasis budaya," ujar Warjio.
Kegiatan seminar di ikuti oleh para dosen, tenaga pengajar, mahasiswa, serta ustaz Ponpes Musthafawiyah, diikuti oleh 500 peserta.
Keynote Speaker sekaligus membuka acara adalah Prof. Ainun Naim, MBA, PhD
yang juga Ketua LPT PBNU, Sekjend Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diwakilkan oleh DR.IR. H. Ifan Haryanto, MSc, Pengurus LPTNU PBNU.
Narasumber lainnya adalah Dr Erawadi, M.Ag, Wakil Rois Syuriyah PCNU Kota Padang Sidimpuan, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syeikh Ali Hasan Ahmad Addary Psp, dan Sekjen LPTNU Sumut.
Seminar dipandunNasrun Salim Siregar, M.Hum sebagai moderator
Terkait Suksesi Kepemimpinan, Ini Pernyataan Sikap Kader Militan PDI Perjuangan
"TS" di Pilkada Hanya Beban Kandidat?
Peringati HPN, PWI Gelar Seminar "Selamatkan Planet Bumi Melalui Penerapan Prinsip ESG"
Anak Muda Harus Miliki Skill, Pramuka UIN Sumut Sukses Gelar Seminar Nasional
ISKI Sumut Ajak Semua Pihak Cerahkan Informasi di Tahun Politik