Unesco Beri Kartu Kuning ke Kaldera Toba, Mangaliat: Kepengurusan Kami Jauh Lebih Baik
Frans Zul Sianturi - Kamis, 21 September 2023 09:26 WIB
istimewa
Mangaliat Simarmata
analisamedan.com -Mantan Badan Pengurus Geopark Kaldera Toba (BP-GKT) dan Jendela Toba, Mangaliat Simarmata menegaskan, masa kepengurusannya jauh lebih baik dari kepengurusan Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (BP-TCUGG) saat ini.
Sehingga, dirinya tidak heran atas keputusan Unesco dengan memberikan kartu kuning atas pelaksanaan revalidasi terhadap Kaldera Toba Unesco Global Geopark yang berlangsung belum lama ini.
"Perjuangan Geopark Kaldera Toba merupakan perjuangan panjang sehinga Kaldera Toba bisa ditetapkan menjadi bagian dari Unesco Global Geopark sebagai keajaiban kebumian dunia, namun kepengurusannya saat ini ternyata banyak masalah," kata pria ini kepada beberapa wartawan belum lama ini.
Salah satu yang menohok diakuinya yakni, banyaknya pengurus atau pengelola saat ini memilih mengundurkan diri, sehingga kepengurusan saat ini menggambarkan adanya persoalan aspek pengelolaan manajemen bahkan terlihat tidak ada kekompakan antara satu sama lain.
Selain itu, diakuinya posisi kesekretariatan badan pengelola saat tidak punya terobosan, padahal ada anggaran dari APBD Provinsi Sumatra Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatra Utara yang sudah dikucurkan kepada badan pengelola. Namun, buktinya, Mangaliat melihat hampir tidak ada aktifitas yang berarti terlebih dalam menuntaskan pemenuhan enam rekomendasi dari Unesco.
"Semua masyarakat bisa menilai, salah satu contoh hampir tidak ada aktivitas seperti even di pesisir Danau Toba dibandingkan sewaktu kami pengurusnya. Pada hal sewaktu kami pengurusnya, kami sudah meletakkan dasar-dasar penataan dan pengelolaannya sesuai dengan standart Unesco terutama dari aspek Geodiversity, Biodiversity, dan Culturediversity dimana masyarakat lokal sebagai pelaku utamanya," tegasnya.
Sementara itu belum lama ini, Sekretaris Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (BP-TCUGG) Debbie Panjaitan menerangkan, pada Konfrensi The Global Geopark Network di M.Goun Unesco Global Geopark Marakesh di Maroko Afrika Utara, BP TCUGGp telah mengikuti banyak kegiatan mulai pameran, rapat council sebagai observer, seminar-seminar dengan berbagai thematic mengenai Geological Heritage, Biological Heritage dan Culture Heritage, serta konsep-konsep pengelolaan disetiap geosite sesuai standard UGGp yakni Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat.
Menurutnya, pemberian Yellow Card/kartu kuning diberikan sebagai upaya keseriusan pengelolaan Geopark, dan sebagai upaya kita bersama kedepan baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten bekerja sama dalam upaya pencapaian kembali Green Card untuk Danau Toba.
Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ahli Kehutanan : Penghunjukan Hutan Belum Final, Ahli Pidana : Kadaluarsa
Dihadirkan Sebagai Saksi Oleh Jaksa, Bolusson Pasaribu Kecewa Sidangnya Malah Ditunda Oleh Jaksa
Dua Eks Pejabat BPN Samosir Jadi Saksi Dan Diminta Segera Disidik
Sahala Tampubolon : Usul Mangindar Simbolon Menyelamatkan Danau Toba Sangat Bagus
Sidang Lanjutan Mangindar Simbolon, Hakim Minta Hiskia Simarmata Harus Disidik
Dakwaan Kabur dan Kadaluarsa, Mangindar Simbolon Harus Bebas Dari Tahanan
Komentar