Pilkada Deliserdang, Akankah Golkar Menyusul PDIP dan Gerindra?

Oleh : El-Khair
El-Khair - Senin, 29 Juli 2024 01:30 WIB
Pilkada Deliserdang, Akankah Golkar Menyusul PDIP dan Gerindra?
analisamedan.com/el-khair
BERPENGALAMAN : Golkar merupakan partai tua berpengalaman dan memiliki tradisi selalu memajukan kadernya berkontestasidi pilkada Deliserdang.

analisamedan.com - Perkembangan situasi politik jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Deliserdang semakin dinamis. Peta politiknya mulai kelihatan. Satu demi satu partai politik (parpol) yang menjadi penentu bisa maju atau tidaknya seseorang sebagai calon untuk diusung mulai kelihatan.

4 parpol kelas atas di Deliserdang yang sama-sama memiliki 7 kursi di DPRD yakni, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Nasional Demokrat (NasDem), sudah mulai mempublikasikan sikap politik dengan memberi isyarat calon yang bakal didukung untuk maju.

PDIP menjadi parpol pertama yang mengumumkan bakal calonnya dengan merekomendasikan dr Asri Ludin Tambunan yang akrab disapa 'Dokter Aci" untuk membangun komunikasi politiknya agar bisa maju. Pasalnya dengan hanya 7 kursi, PDIP tidak bisa mengusung calon sendiri dan sesuai peraturan yang ada harus didukung 10 kursi sehingga butuh koalisi.

Setelah PDIP mengumumkan bakal calonnya, Gerindra yang menjadi partai pemenang pemilu legislatif di Deliserdang dan saat ini menjadi parpol penguasa juga melakukan hal serupa. Dari surat yang dikeluarkan DPP Gerindra ditandatangani langsung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Sekretaris Jenderal Ahmad MUzani, turut merekomendasikan bakal calon serupa yakni, dr Asri Ludin Tambunan.

Meski pengumuman tersebut lebih dulu dilakukan PDIP beberapa hari sebelumnya, namun Gerindra unggul selangkah dari PDIP. Pasalnya dalam rekomendasi tersebut, Gerindra mengumunkan bakal calon yang akan ikut di pilkada Deliserdang langsung paket memasangkan dr Asri Ludin Tambunan dengan balon wakilnya Lom-Lom Suwondo merupakan kader Gerindra.

Fakta ini menunjukkan 2 dari parpol kelas atas di Deliserdang sudah mengumumkan secara terbuka. Dan kedua parpol ini menjagokan bakal calon yang sama untuk posisi balon bupati dengaan pertimbangan masing-masing parpol.

Golkar Menyusul ?

Jauh sebelum PDIP dan Gerindra mengumumkan bakal calon yang diusung pada pilkada Deliserdang, Golkar juga termasuk parpol kelas atas di Deliserdang dengan perolehan 7 kursi di DPRD, telah beredar isu bahwa partai tua dan berpengalaman ini juga mendukung balon sama.

Namun sampai saat ini, Golkar belum juga mengumumkan balonnya. Akankah Golkar menyusul langkah politik PDIP dan Gerindra mengusung bakal calon yang sama ? Banyak prediksi meengatakan, Golkar pun akan mengambil keputusan politik yang serupa.

Dalam konteks pilkada Deliserdang, Golkar punya sejarah selalu mengusung kadernya sebagai calon bupati. Sejak Deliserdang menggelar pilkada langsung tahun 2009-2014 dan pilkada 2014-2019 , Golkar selalu memajukan kadernya sebagai calon bupati yakni, Tengku Akhmad Talaa.

Namun pada 2 pilkada tersebut, pasangan calon yang diusung golkar dengan partai koalisinya mengalami kekalahan. Sebagaimana diketahui, pada pilkada 2019-2024, calon petaha saat itu Ashari Tambunan yang berpasangan dengan Muhammad Ali Yusuf Siregar, berkontestasi melawan kotak kosong.

Golkar pun turut menorehkan 'dosa politik' kepada rakyat Deliserdang yang tidak akan bisa dihapus dari sejarah karena turut serta mendukung pilkada melawan kotak kosong.

Bila Golkar mengambil langkah serupa dengan mengusung dr Asri Ludin Tambunan sebagai bakal calon bupati Deliserdang, maka golkar termasuk partai papan kelas atas yang juga tidak percaya diri untuk istiqomah dalam tradisi politik positif mengutamakan kadernya pada pilkada Deliserdang.

Sebab dr Asri Ludin Tambunan bukan kader salah satu parpol. Ia merupakan birokrat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini menjabat posisi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang dan merupakan anak kandung serta keponakan Bupati Deliserdang 2 periode Amri Tambunan dan Ashari Tambunan.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru