Majelis Taklim Al-Fatih Gagas Pawai Salawat dan Doa Bersama
analisamedan.com - Majelis Taklim Al-Fatih Sumatera Utara (Sumut) menggagas Pawai Salawat menyambut malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah diikuti sekira seribuan jemaah dengan konvoi kendaraan mobil dan becak motor hias serta sepeda motor, Sabtu (6/7).
Pawai salawat dilepas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Galang AKP Henry D Simanjuntak dari titik Pondok Pesantren Abu Al-Fatih di Jalan Suka Sari, Dusun 1, Desa Galang Suka, Kecamatan Galang dan berakhir di lapangan bolakaki Desa Jaharun A dilanjutkan ceramah, salawat, zikir, muhasabah ditutup doa bersama.
Ketua Majelis Taklim Al-Fatih Ustaz H Ferry Saptadiputra menjelaskan, pawai salawat yang digelar merupakan pertama kali di Kecamatan Galang bertujuan memeriahkan malam tahun baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah.
Selama ini banyak umat Islam tidak tahu momentum tahun baru hijriah sehingga dengan pawai salawat bisa mengingatkan hari sakral bagi umat Islam yang selama ini minim disambut kemeriahan dengan kemasan ibadah.
"Ini perlu kita syiarkan sehingga umat Islam tahu tahun barunya. Karena banyak juga umat Islam yang tidak tahu kalau 1 Muharam itu tahun baru untuk umat Islam," terangnya.
Momentum Sakral
Ferry Saptadiputra yang juga mengisi ceramah menegaskan, tahun baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah merupakan momentum sakral bagi umat sebagai awal tahun yang harus diawali dengan kebaikan. Salawat dilanjutkan dengan zikir dan muhasabah serta ditutup doa merupakan bentuk syiar Islam dan kebaikan bernilai ibadah.
"Mari sama-sama kita mengawali tahun baru Islam 1446 Hijriah ini dengan niat untuk memperbaiki diri dan diawali dari diri serta umat Islam itu sendiri," paparnya.
Mustahil urainya, negeri ini akan menjadi negeri baik kalau masyarakatnya tidak baik. Maka untuk menjadikan negeri ini baik, masyarakatnya juga harus baik dan taat kepada perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya.
Pawai salawat dan rangkaian ibadah yang digelar dalam menyambut dan memeriahkan malam tahun Islam 1 Muharam 1446 Hijriah sebagai bentuk syukur serta munajat agar negeri dan kampung yang mereka diami berbalut keberkahan serta ridho-Nya.
"Kita pengen kampung kita, daerah kita diberkahi Allah. Menjadi baldatun thoyyibatun warobbun ghofur, jauh dari bencana dan musibah. Harus mulai dari diri kita dulu untuk menjadi insan yang baik," ungkapnya.
Sebelumnya doa yang dipandu Ustaz Abdi Putra Wicaksono sekaligus muhasabah diawali salawatan serta zikir dipandu Ustaz Nur Mukhlis turut dihadiri Kepala Desa (Kades) Galang Suka Suhelman dan Kades Jaharun A Sugianto serta didukung Polsek Galang sebagai pengamanan juga Yonif 121/MK.
IRMALA Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan Zikir dan Doa
Ketua MUI Deliserdang : Bangkitkan ‘Ittiba’ Ulama di Tengah Umat